DPRD Ungkap Alasan Tambahkan Anggaran Rp22 Miliar untuk DPU

Jumat, 1 Agustus 2014 | 14:33 WIB
jalan Rusak

Jalan antar kecamatan di kabupaten Rembang yang rusak parah.

REMBANG, MataAirRadio.net – DPRD Kabupaten Rembang mengungkap alasan menambahkan anggaran Rp22 miliar untuk Dinas Pekerjaan Umum atau DPU. Salah satunya adalah kerusakan jalan antar-desa dan antar-kecamatan yang parah dan perlu ditangani meski dalam skala darurat.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Rembang Puji Santoso membeberkan, penambahan anggaran ini antara lain untuk keperluan pemeliharaan rutin jalan sebesar enam miliar rupiah . Menurutnya, ruas antar-kecamatan dan desa perlu diperbaiki lebih dulu, karena jika mepet dengan musim hujan, jalan yang “bolong” akan terisi air dan memperparah tingkat kerusakan.

Selain untuk pemeliharaan rutin jalan, tambahan anggaran untuk DPU dialokasi sekitar empat miliar rupiah untuk menata saluran irigasi. Puji berpendapat, perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi ini bisa memperlancar aliran air dari embung-embung kecil ke sawah petani.

Puji yang juga Ketua Badan Legislasi DPRD ini menambahkan, selain untuk pemeliharaan rutin jalan serta perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi, ada kucuran tambahan untuk penataan jalan lingkungan permukiman dan pembangunan drainase. Dia pun menyebut nilainya lumayan besar, namun tak disertai rincian anggarannya.

Melalui penambahan anggaran Rp22 miliar itu, dapat diketahui pula, bahwa perbaikan dengan pembangunan terhadap jalan dan jembatan di kabupaten ini hanya digelontor dua miliar melalui APBD Perubahan 2014. Puji optimistis, tambahan anggaran sebanyak itu akan bisa terserap mengingat pengesahan R-APBD Perubahan 2014 yang maju dari kebiasaan.

Politisi Partai Gerindra ini menyatakan, dengan mengesahkan APBD Perubahan 2014 pada bulan Juli, maka penyerapan anggaran sudah bisa dilakukan per September nanti. Sebab, sepanjang Agustus ini, APBD Perubahan yang disahkan DPRD, dinanti evaluasianya di tingkat Gubernur.

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Tahun 2014 Kabupaten Rembang disahkan pada Jumat 25 Juli lalu. APBD Perubahan itu disahkan dengan defisit Rp155 miliar, namun ditutup dengan pembiayaan daerah sehingga tetap seimbang atau balance.

Defisit ini terjadi akibat pendapatan daerah yang hanya naik Rp122 miliar atau menjadi Rp1,33 triliun, sedangkan belanja daerah melonjak Rp157 miliar menjadi Rp1,48 triliun. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan