DPRD Perintahkan Dinkes Gelar Tes Urine di Sekolah

Kamis, 17 Mei 2018 | 16:57 WIB

Rapat dengar pendapat antara Komisi D DPRD, beberapa organisasi perangkat daerah, dan Komnas Perlindungan Anak, di Ruang Banggar DPRD Rembang, Kamis (17/5/2018) siang. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang memerintahkan kepada dinas kesehatan setempat untuk menggelar tes urine di lingkungan sekolah.

Perintah ini terungkap saat rapat dengar pendapat antara Komisi D DPRD, beberapa organisasi perangkat daerah, dan Komnas Perlindungan Anak, di Ruang Banggar DPRD Rembang, Kamis (17/5/2018) siang.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Rembang Henry Purwoko menyatakan prihatin terhadap peredaran narkoba di kalangan anak-anak.

Apalagi dari yang terpapar Narkoba adalah siswa berjenis kelamin perempuan dan masih duduk di bangku SMP.

“Tes urine perlu dilakukan tidak hanya terhadap siswa, tetapi juga guru,” pintanya.

Meski dinas kesehatan menyatakan tes urine cukup dilakukan sekali dalam setahun, Henry berharap bisa dilakukan dua kali per tahun.

“Kalau perlu, kami siap memberikan dukungan anggaran,” tandasnya.

Henry mengakui peredaran Narkoba sudah cukup massif, sehingga perlu komitmen ekstra untuk memberantasnya.

“Semua pihak termasuk OPD terkait perlu kerjasama untuk memberantas narkotika dan obat-obatan berbahaya,” tegasnya.

Pihak DPRD pun menyatakan siap mendukung penyediaan tempat untuk rehabilitasi anak yang kecanduan narkoba.

“Rumah dinas Kepala Dinas Pendidikan yang kini menganggur sebagai tempat rehabilitasi,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Rembang Sri Wahyuni mengusulkan pembuatan rencana aksi penyelamatan anak dari bahaya Narkoba.

“Rembang yang sudah dianggap daerah ramah anak, jangan justru tercoreng oleh kasus-kasus Narkoba,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan oleh mataairradio, Komnas Perlindungan Anak mendampingi seorang pelajar di salah satu SMP di Kecamatan Pamotan karena terindikasi kecanduan Narkoba.

Diduga, pelajar tersebut kecanduan setelah terlibat pergaulan bebas dengan anak-anak jalanan.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan