DPRD Tegur Holi Gara-gara Pengolahan Limbah Buruk

Jumat, 16 Januari 2015 | 18:42 WIB
PT Holi Mina Jaya di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke. (foto:Rif)

Pabrik pengolahan ikan PT Holi Mina Jaya di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke. (Foto:Rif)

 

SLUKE, mataairradio.com – Komisi A DPRD Rembang menegur pabrik pengolahan ikan PT Holi Mina Jaya di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke gara-gara dianggap memiliki sistem pengolahan air limbah yang buruk.

Tidak hanya menegur, Komisi A juga akan memanggil otoritas perusahaan dan Badan Lingkungan Hidup Rembang ke gedung dewan pada Selasa atau Rabu (21/1/2015) pekan depan.

Teguran dan pemanggilan ini merupakan buntut inspeksi mendadak yang dilakukan dewan ke pabrik ini, Rabu (14/1/2015) lalu.

Ketua Komisi A DPRD Rembang Ilyas menjelaskan, limbah hasil pengolahan di instalasi PT Holi Mina Jaya, masih terlalu pekat, sehingga berbahaya jika langsung dibuang ke laut karena mengakibatkan pencemaran.

“Perusahaan perlu memberi penjelasan, karena temuan serupa sudah terjadi beberapa kali,” ungkap Ilyas kepada mataairradio, Jumat (16/1/2015).

Manajer PT Holi Mina Jaya Fredy Yuwono mengaku sudah mendapat kabar pemanggilan pihak perusahaannya oleh DPRD.

Namun bukan dia yang bakal hadir, melainkan perwakilan lain di perusahaan.

“Saya sedang bertugas di luar pulau. Saya masih di Holi Mina. Tapi saat sekarang, saya sedang di anak cabang Holi Mina, di luar pulau,” ungkapnya

Pihaknya juga memastikan akan memberikan keterangan atau penjelasan mengenai pengolahan limbah dan instalasi pengelolaan air limbah di pabriknya.

“Saya sendiri bingung dengan baku mutu limbah yang semestinya, karena perusahaan merasa sudah standar karena ada pengolahan,” katanya.

Terlepas dari pemanggilan oleh DPRD, dia mengungkapkan, perusahaan kini sudah memesan tambahan alat penyaring untuk instalasi pengelolaan limbah.

“Menurut rencana, alat tersebut akan segera tiba dalam waktu dekat. Kami tidak mau disebut sebagai perusahaan yang abai pada lingkungan,” tandasnya.

Sebelumnya, Badan Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan, PT Holi Mina Jaya Rembang, terindikasi melanggar Undang-Undang tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

BLH Provinsi Jawa Tengah melalui surat bertanggal 23 Agustus 2013, menilai kandungan sulfida dan amonia serta minyak lemak di limbah Holi Mina, tidak memenuhi baku mutu air limbah.

Menurut BLH Provinsi, perusahaan juga dianggap tidak memantau limbah secara rutin per bulan.

Untuk diketahui, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Holi Mina Jaya di Sendangmulyo itu, berukuran panjang 20 meter, lebar tiga meter, dan dalam tiga meter.

Versi perusahaan, limbah produksi telah disaring tujuh kali, sebelum dibuang ke laut. Namun tetap saja, baku mutu limbah dinyatakan buruk.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan