DPRD Belum Respon Surat Mendagri Soal Hafidz

Selasa, 17 Februari 2015 | 16:07 WIB
Ketua DPRD Rembang Majid Kamil. (Foto: Pujianto)

Ketua DPRD Rembang Majid Kamil. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – DPRD Rembang hingga Selasa (17/2/2015) siang belum merespon surat dari Mendagri untuk menggelar rapat paripurna pengumuman pengusulan pengangkatan Abdul Hafidz menjadi Bupati definitif.

Ketua DPRD Rembang Majid Kamil kepada mataairradio mengaku masih belum menggelar rapat pimpinan gabungan membahas perintah Menteri Dalam Negeri tersebut.

Padahal surat dari Mendagri ini, ternyata sudah diterima DPRD sejak 9 Februari kemarin.

Majid juga mengakui, pengusulan pengangkatan Abdul Hafidz menjadi Bupati definitif pada saat ini, tidak menguntungkan. Sebab, akhir masa jabatan tinggal tersisa sekitar lima bulan.

“Namun kami tidak bisa menolak perintah Mendagri. Apalagi jika semua fraksi di DPRD setuju paripurna,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Ridwan menambahkan, rapat paripurna pengumuman pengusulan Abdul Hafidz menjadi Bupati definitif masih menunggu keselarasan surat dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Atas alasan itu pula, rapat pimpinan gabungan belum bisa kami laksanakan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, surat dari Pemprov Jawa Tengah belum sebahasa dengan surat dari Mendagri yang mengamanatkan paripurna pengumuman pengusulan pelantikan Abdul Hafidz menjadi Bupati.

“Pemprov berjanji menuntaskan penyelerasan itu pada pekan ini. Sampai hari ini (17/2/2015) kami belum menerima informasi; sudah beres atau belum,” tandasnya.

Menurut Ridwan, rapat paripurna pengumuman tidak membutuhkan kuorum 3/4 anggota dewan. Dasarnya adalah Perppu Nomor 2 Tahun 2014 sebagai perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Wakil Bupati yang sekaligus Pelaksana Tugas Bupati Rembang Abdul Hafidz tidak mengambil pusing lambannya respon dari DPRD atas surat Mendagri itu.

“Saya pasrah saja kepada DPRD untuk merespon paripurna itu,” katanya.

Dia mengaku pernah bertemu dengan Mendagri Tjahjo Kumolo soal paripurna DPRD yang berlarut.

“Sempat juga disindir Mendagri yang meminta agar lebih aktif melakukan komunikasi politik dengan semua fraksi di parlemen,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan