Dominan, Pemilih Perempuan Digarap Ekstra di Pilkada

Thursday, 3 September 2015 | 21:50 WIB
Maskot Pilbub Rembang 2015 (Foto: mataairradio.com)

Maskot Pilbub Rembang 2015 (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – KPU Rembang akan menggarap secara lebih ekstra sosialisasi pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2015 di kalangan perempuan, karena jumlahnya dominan dalam porsi daftar pemilih.

Di Daftar Pemilih Sementara (DPS), jumlah pemilih perempuan, 2.537 lebih banyak dari pemilih laki-laki. 241.514 pemilih berjenis kelamin laki-laki dan 244.051 pemilih perempuan.

Ketua KPU Rembang Minanus Suud, Kamis (3/9/2015) pagi mengatakan, sosialisasi Pilkada di kalangan perempuan akan dilakukan sekaligus dengan yang ada di kalangan agama, pinggiran, pemilih pemula, dan penyandang disabilitas.

“Karena jumlah perempuan lebih banyak, sosialisasinya perlu lebih intens. Tetapi tanpa menisbikan yang lain, yaitu kalangan agama, pemilih pemula, orang pinggiran, dan penyandang disabilitas,” terangnya kepada mataairradio.

Suud juga mengatakan, sosialisasi akan dilakukan dengan beragam media, baik cetak maupun elektronik, termasuk menggunakan cara tradisional seperti menggelar pertunjukan ketoprak.

“Selain itu, sosialisasi juga akan digelar dengan cara bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti di pasar dan terminal,” tandasnya.

KPU Rembang mengaku ditarget 77 persen tingkat partisipasi pemilih. KPU Pusat memberikan target yang sama kepada tiap kabupaten/kota yang tahun ini menggelar Pilkada secara serentak.

“Target ini naik lebih tinggi dari (Pilkada) sebelumnya yang 75 persen,” katanya.

Mengenai sukarelawan sosialisasi seperti pada Pileg dan Pilpres 2014, Suud mengaku belum mempertimbangkannya untuk Pilkada tahun ini, karena alasan ketersediaan anggaran.

“Sebagai gantinya, PPS di tiap desa akan kami maksimalkan untuk melakukan sosialisasi di lima segmen tersebut,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan