Diwarnai Kekurangan Surat Suara, Pilgub di Rembang Lancar

Rabu, 27 Juni 2018 | 13:36 WIB

Bupati Rembang Abdul Hafidz didampingi Wakil Bupati Bayu Andriyanto serta anggota Forkompimda setempat memantau pelaksanaan Pilgub Jateng di sejumlah TPS, Rabu (27/6/2018). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Bupati Rembang Abdul Hafidz memantau sejumlah tempat pemungutan suara pada Pilgub Jateng 2018 di daerah ini, Rabu (27/6/2018) pagi. Ia didampingi Wakil Bupati Bayu Andriyanto dan sejumlah petinggi daerah.

Di antara TPS yang dipantau Bupati dan anggota forum komunikasi pimpinan daerah adalah TPS 1 Desa Leran Kecamatan Sluke, TPS 3 Desa Tegalmulyo Kecamatan Kragan, dan TPS 4 Desa Karangmangu Kecamatan Sarang; tempat Taj Yasin mencoblos.

Taj Yasin adalah Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah berasal dari Desa Karangmangu Kecamatan Sarang. Bupati tampak bertanya kepada sejumlah petugas di TPS; apakah Pilgub berjalan aman, lancar, dan ramah bagi penyandang disabilitas atau tidak.

Secara umum, Bupati menilai Pilgub sudah sesuai dengan yang diharapkan dari segi keamanan. Namun dari sisi partisipasi pemilih, saat dirinya memantau pukul 10.00 WIB, angkanya baru 30-40 persen.

“Kami berharap tingkat partisipasi bisa sampai bahkan lebih dari 70 persen,” katanya.

Bupati juga sempat mengapresiasi TPS kreatif di Desa Tegalmulyo Kecamatan Kragan. KPPS memberikan nuansa Piala Dunia di TPS itu.

“Suasana pemungutan suara pun menjadi tampak cair dan tidak tegang, sehingga pesta demokrasi tidak menjadi ajang perpecahan dan permusuhan,” katanya.

Beberapa TPS Kekurangan Surat Suara

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Suud juga mengatakan, pelaksanaan pemungutan suara Pilgub Jateng di daerah ini terbilang lancar.

“Tingkat partisipasi di sejumlah TPS juga sudah melebihi 50 persen pada pukul 11.30 WIB,” katanya.

Menurutnya, capaian itu membanggakan, mengingat pukul 12.00 sampai pukul 13.00, pemilih yang bekerja sebagai petani dan nelayan sudah pulang dari melaut dan sawah, sehingga bisa memberikan hak suaranya di TPS setempat.

“Memang ada beberapa TPS yang kekurangan surat suara. Tersebar di sejumlah TPS di beberapa desa. Namun, kekurangan surat suara hanya berkisar 3-5 lembar per TPS, sehingga tidak sampai mengganggu jalannya pemungutan suara,” katanya.

Suud mengatakan, PPS sudah diminta membuat berita acara tentang kekurangan logistik. Penyikapannya, bisa menanti dari surat suara dengan mempertimbangkan partisipasi pemilih, atau mengambil surat suara dari TPS terdekat.

“Bila setelah melihat partisipasi, ternyata masih banyak surat suara, tidak perlu disikapi dengan mengambil dari TPS lain,” katanya.

Untuk pasien di rumah sakit, KPU memastikan sudah dikaver dari TPS terdekat. Begitu pun pemilih di tahanan Polres dan Rutan Rembang. Suud menegaskan tidak ada TPS khusus pada Pilgub Jateng 2018.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan