Dishub Berikan Kesempatan Bekas Penjahat Jadi Tukang Parkir

Selasa, 22 Desember 2015 | 15:36 WIB
Aksi penertiban parkir liar di Jalan Pemuda Rembang, Kamis (26/3/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Aksi penertiban parkir liar di Jalan Pemuda Rembang, Kamis (26/3/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sejumlah warga meresahkan keberadaan petugas parkir yang diketahui sebagai bekas narapidana kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Warga khawatir mereka belum sepenuhnya sembuh dan rentan “main mata” dengan komplotan pencuri.

Di antara petugas parkir yang disebut bekas penjahat, beroperasi di bilangan Jalan Wahidin Kota Rembang.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Rembang Suyono mengakui, ada petugas parkir bekas narapidana curanmor.

“Namun selama ini yang bersangkutan berkelakuan baik selama bertugas. Tidak macam-macam itu,” terangnya.

Setiap saat pun, pihaknya melakukan pengawasan kepada tiap petugas parkir. Ia berharap, masyarakat memberikan kesempatan kepada bekas penjahat untuk menjadi orang baik.

“Masyarakat tidak perlu terlalu khawatir. Bekas penjahat kan tidak harus dikucilkan,” tandasnya.

Di Rembang, ada sekitar 200 orang yang bertugas sebagai juru parkir di bawah kendala Dishubkominfo.

Menurut Suyono, dua kali dalam setahun, para petugas parkir itu dibina secara intens.

“Biasanya, yang dibekalkan adalah tata cara pengaturan lalu lintas dan penyelenggaraan perparkiran,” jelasnya.

Kepala Dishubkominfo juga menjelaskan, terhadap petugas parkir yang telah lama, tidak dilakukan seleksi.

Tetapi bagi mereka yang baru atau yang akan mendaftar sebagai juru parkir di titik tertentu, pihak Dishubkominfo memberlakukan semacam “screening” atau seleksi.

Dalam hal petugas parkir yang telah lama bertugas dan merupakan bekas narapidana, Suyono menegaskan, tidak akan mengeluarkan mereka.

“Kami tidak mau dianggap mengucilkan bekas penjahat, kecuali ada indikasi kuat yang bersangkutan kembali kambuh,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Kepolisian Resor Rembang hampir selalu memantau bekas penjahat, terutama yang menyangkut kasus curanmor dan tiap kali terjadi kasus serupa.

Namun setahun ini, belum ada laporan yang masuk ke polisi, mengenai petugas parkir yang terindikasi terlibat curanmor.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan