Dipolisikan, Penggelap Mobil Rental Gandrirojo Ciut Nyali

Kamis, 23 Juli 2015 | 17:38 WIB
Ilustrasi (Foto: mobil88.astra.co.id)

Ilustrasi (Foto: mobil88.astra.co.id)

 
SEDAN, mataairradio.com – Mobil rental jenis Avanza warna Silver milik Rochmad warga Desa Gandrirojo Kecamatan Sedan akhirnya dikembalikan oleh pelaku yang diduga menggelapkannya selama 45 hari sejak 17 Juni lalu.

Tetapi mobil itu tak dikembalikan secara langsung oleh ADR, tersangka pelaku. Menurut Rochmad, mobil rental bernomor polisi K 8464 JD miliknya dikembalikan oleh keluarga pelaku pada Rabu (22/7/2015) kemarin.

“Selama 45 hari, mobil saya ternyata digadaikan oleh Mas Andri itu dengan uang Rp20 juta kepada seseorang di wilayah Kerek Kabupaten Tuban. Yang mengambil adik iparnya,” ungkapnya kepada mataairradio.

Tetapi ADR tidak sampai datang langsung menemui Rochmad. Diduga pelaku ciut nyali, karena korban sudah kadung melaporkannya kepada polisi dengan dugaan penipuan dan penggelapan.

“Mobil saya terima dalam keadaan utuh. Kemarin itu langsung digadaikan oleh Mas Andri,” tandasnya.

Begitu mobilnya dikembalikan, Rochmad mengaku dibujuk oleh keluarga ADR agar mencabut laporannya di Polsek Sedan. Sebagai kompensasi, Rochmad diberi uang Rp10 juta, itung-itung sewa mobil selama 45 hari.

“Saya menyepakatinya dengan pertimbangan kemanusiaan,” tegasnya.

Rochmad menyatakan mencabut laporannya setelah menghadap penyidik di Polsek Sedan pada Rabu (22/7/2015) siang hingga sore. Atas kasus ini korban akan lebih berhati-hati sebelum menyewakan kendaraan kepada pelanggan.

“Paling tidak, ke depan, saya hanya akan meminjamkan kepada orang yang telah saya kenal,” ujarnya.

Selain itu, Rochmad akan segera menambahkan perangkat GPS pada kendaraannya agar mudah dideteksi keberadaannya ketika dicarter oleh pelanggan ke suatu daerah.

“Jika sudah melenceng jauh dari perjanjian, saya kan bisa langsung menegur penyewa atau cepat melapor polisi jika tak menghiraukan teguran,” katanya.

Kapolsek Sedan AKP Joko Purnomo mengaku menyepakati jalan damai untuk menyelesaikan persoalan dugaan penggelapan mobil berkedok menjemput pemudik dari Jakarta.

“Terhadap posisi mobil yang tidak selama 45 hari, itu kan disewa, karena nyatanya dikembalikan dan pemiliknya dibayar,” katanya.

Hanya saja, ke depan, polisi berharap kepada masyarakat agar berhati-hati dalam memberikan menyewakan kendaraan.

Menurutnya, memang akan lebih aman jika dipasangi perangkat tambahan sebagai pendeteksi dan disewakan hanya kepada orang yang dianggap bisa dipercaya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan