Dipermalukan PSIS, PSIR Terpuruk di Klasemen

Sabtu, 28 Mei 2016 | 18:44 WIB
Sejumlah pemain PSIS berupaya menghalau bola serangan dari para pemain PSIR pada laga lanjutan kompetisi ISC B di Stadion Krida Rembang, Sabtu (28/5/2016). (Foto: mataairradio.com)

Sejumlah pemain PSIS berupaya menghalau bola serangan dari para pemain PSIR pada laga lanjutan kompetisi ISC B di Stadion Krida Rembang, Sabtu (28/5/2016). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – PSIR Rembang kembali dipermalukan oleh PSIS Semarang. Kali ini, pada pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) B di Stadion Krida Rembang, Sabtu (28/5/2016) sore.

PSIR kalah 1-2 dari PSIS di hadapan ribuan pendukung sendiri. Kekalahan ini adalah yang kedua berturut-turut, pada 2015 dan saat ini, 2016. Di tahun lalu, PSIR juga takluk dengan skor 0-2 oleh PSIS pada ajang Piala Kemerdekaan di kandang.

Laskar Dampo Awang sempat tampil menekan PSIS di babak pertama. Namun PSIR justru kecolongan oleh gol Harry Nur Yulianto pada menit ke-16, memanfaatkan kemelut di depan gawang, yang dijaga kiper Nanda Pradana.

Tertinggal 0-1, PSIR berusaha menyamakan kedudukan. Empat menit menyerang setelah kebobolan itu, Suyono dijatuhkan di kotak terlarang oleh kiper PSIS, Fajar Setya.

Nur Hidayat yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti bagi PSIR, berhasil menyarangkan bola di jala lawan, sehingga skor berubah menjadi imbang, 1-1. Namun 8 menit sebelum turun minum, PSIS justru membungkam publik tuan rumah.

Tendangan first time M Yunus memanfaatkan umpan silang dari salah seorang pemain PSIS, gagal diantisipasi oleh penjaga gawang PSIR, sehingga tim tamu kembali unggul, 1-2.

Usai turun minum, PSIS yang berusaha mempertahankan skor guna mengamankan tiga poin dari laga kandang, bermain taktis dengan penekanan ketat terhadap pemain PSIR. Alhasil, Heru Wibowo dan kawan-kawan tidak leluasa mengembangkan permainan.

PSIR sebenarnya berpeluang mengakhiri laga dengan hasil seri. Hanya saja, bola yang diceploskan oleh striker PSIR, Koko Hartanto pada menit akhir babak kedua, dianulir wasit karena dianggap berada dalam posisi offside.

Pelatih PSIR Haryanto menyatakan lini depan timnya masih kurang tajam, sehingga perlu perbaikan secara serius, sedangkan secara koordinasi tiap lini permainan dinilainya sudah cukup baik.

Sementara kekalahan sore itu mengecewakan pendukung setia PSIR, Ganster. Jarwanto, salah seorang tokoh Ganster menyesalkan kekalahan di kandang sendiri.

“Hasil akhir laga sore ini, jelas mengecewakan kami. Lini depan tumpul. Kalau begini terus, PSIR agak sulit bersaing,” tegasnya.

PSIR kini sementara berada di peringkat keenam dari tujuh tim di klasemen Grup IV, dengan torehan 2 poin, hasil dari empat laga. PSIR berpotensi turun di dasar klasemen, jika Persipur Purwodadi berhasil menang atas tamunya Persijap Jepara pada laga lainnya, Minggu (29/5/2016).

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan