Dinkes Beberkan Cara Minum Obat Selama Ramadan

Senin, 6 Mei 2019 | 14:11 WIB

Ilustrasi (Foto: npr.org)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang membeberkan tata cara minum obat bagi warga yang mengkonsumsi obat selama Ramadan agar efek obatnya terasa secara optimal.

Hal tersebut karena pola makan yang berubah bagi warga yang menjalankan ibadah puasa, yang biasanya makan tiga kali sehari kemudian pada bulan ramadan diperbolehkan pada malam hari atau pada waktu mulai buka puasa sampai sahur.

Kepala Seksi (Kasi) Farmasi pada Dinas Kesehatan setempat Susi Hariyanti menjelaskan jika obat yang dikonsumsi dua kali sehari maka bisa dimunum pada saat berbuka ataupun sahur. Namun jika obat yang dikonsumsi oleh anjuran dokter sebanyak tiga kali atau bahkan lebih dalam satu hari maka ada dua solusi.

Yang pertama obat diganti dengan jenis lain namun memiliki khasiat yang sama namun bekerja lebih panjang contoh pada obat hipertensi, jika obat yang dipakai jenis kaptopril sebanyak 2-3 kali sehari maka diganti dengan obat jenis lisinopril yang khasiatnya sama namun hanya sebanyak satu kali sehari.

“Jika tidak bisa diganti, maka penggunaan selama berpuasa sebaiknya dibagi dalam rentang waktu yang sama yaitu setiap lima jam jika obat tersebut dikonsumsi tiga kali sehari,” tegasnya.

Susi menambahkan agar selalu konsultasi dengan dokter jika akan mengkonsumsi obat apalagi di bulan ramadan ini. Jika waktu meminum obat pada tengah malam dirinya mengingatkan agar perut tidak dalam keadaan kosong sehingga tidak ada efek samping pada tubuh.

“Usahakan minum obat perut tidak dalam keadaan kosong, kalau minum tengah malam bisa dengan roti ataupun sedikit nasi” tambahnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa puasa dalam ilmu kesehatan bisa memberikan kesempatan bagi alat pencernaan untuk beristirahat. membebaskan tubuh dari racun, kotoran, dan ampas yang merusak kesehatan. Serta memblokir makanan untuk bakteri, virus, dan sel kanker sehingga kuman-kuman tersebut tidak bisa bertahan hidup.

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan