Dilantik Bupati, Hafidz Segera Isi Camat Lasem dan Sulang

Jumat, 27 Maret 2015 | 18:15 WIB
Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz. (Foto: mataairradio.com)

Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rembang Abdul Hafidz akan memprioritaskan pengisian posisi Camat Lasem dan Sulang yang sudah lama dipimpin oleh pejabat sementara.

Hal itu setelah Hafidz dinyatakan disahkan diangkat menjadi Bupati Rembang oleh Menteri Dalam Negeri.

“Pengisian camat definitif di dua kecamatan ini diperlukan karena bersentuhan langsung dengan pelayanan terhadap masyarakat,” katanya yang ditemui usai menghadiri peresmian kantor baru BPN Rembang, Jumat (27/3/2015) pagi.

Hafidz mengaku tak banyak hal yang istimewa atas pengesahan pengangkatannya sebagai Bupati Rembang, menggantikan Moch Salim yang kini menjadi narapidana kasus korupsi.

“Namun akan menjadi istimewa, apabila di sisa waktu menjabat, saya bisa melakukan perbaikan di lini pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi daerah,” katanya.

Soal kabar yang menyebut pelantikannya akan dilakukan pada Senin 6 April 2015 di Semarang, dia membenarkannya.

“Informasi dari Pak Gubernur sewaktu menghadiri Musrenbang Wilayah I Jawa Tengah di Jepara, pelantikan akan dilakukan tanggal 6 April, hari Senin,” bebernya.

Hafidz juga mengaku tidak ada persiapan spesial menjelang pelantikannya sebagai orang nomor satu di Rembang.

“Persiapan biasa saja. Hanya menyiapkan baju warna putih (yang merupakan warna setelan khas seorang kepala daerah),” tandasnya.

Disinggung mengenai untung-rugi atas pelantikannya terkait Pilkada 2015, calon bupati dari PPP ini menyebut tidak ada pengaruhnya.

“Tugas pokok dan fungsi Plt Bupati sama kok (dengan Bupati),” tegasnya.

Lalu apakah dirinya akan berpindah kantor di ruang bupati? Hafidz mempersilakan para wartawan untuk melihatnya secara langsung nanti, setelah dilantik.

“Nanti langsung dilihat saja. Pindah atau tetap (“ngantor” di ruang wakil bupati), tidak ada sanksinya,” kilahnya.

Ditegaskannya, hanya 4 bulan menjabat, tidak bisa dikatakan satu periode.

“Ketentuannya empat bulan menjabat di akhir masa jabatan, tidak bisa dikatakan satu periode,” katanya

Diberitakan sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengesahkan pengangkatan Abdul Hafidz sebagai Bupati Rembang.

Keputusan tertuang pada petikan Surat Keputusan Mendagri Nomor 131.33-689 Tahun 2015 tertanggal 16 Maret 2015.

Mendagri juga mengesahkan pemberhentian Hafidz sebagai Wakil Bupati Rembang.

Masa jabatannya terhitung sejak tanggal pelantikan hingga akhir masa jabatan Bupati Rembang tahun 2010-2015.

Jika akhir masa jabatannya 20 Juli 2015, maka hanya tersisa waktu, kurang dari empat bulan lagi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan