Didesak Tancap Gas Perbaiki Infrastruktur, Bupati Menjawab

Kamis, 18 Februari 2016 | 18:00 WIB
Kerusakan jalan pada ruas Landoh hingga Sekararum kian parah. (Foto:Pujianto)

Kerusakan jalan pada ruas Landoh hingga Sekararum kian parah. (Foto: Pujianto)

 

SUMBER, mataairradio.com – Warga Kecamatan Sumber mendesak Bupati Rembang Abdul Hafidz agar langsung tancap gas memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak di daerah itu setelah pelantikan pada Rabu 17 Februari kemarin.

Gunanto, warga Desa Sumber, Kamis (18/2/2016) pagi mengatakan, kerusakan infrastuktur jalan telah terjadi 7 tahun terakhir. Sementara sentuhan perbaikan nyaris tidak dilakukan, kecuali penanganan sporadis dengan pembetonan.

“Warga daerah lain akhirnya jadi malas ke Sumber karena jalan itu kan akses perekonomian,” terangnya kepada reporter mataairradio.

Di Kecamatan Sumber, kerusakan jalan secara parah dijumpai mulai dari Desa Sukorejo hingga Sekarsari, ke selatan hingga Krikilan, dan ke timur hingga Pelemsari.

Dari panjang ruas yang mencapai belasan kilometer itu, hanya tiga titik yang dibeton masing-masing hanya sepanjang 200 meter.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Rembang Mohammad Imron mengatakan, perbaikan terhadap kerusakan jalan belum akan bisa optimal di semester pertama tahun ini.

“Tahun ini, perbaikan jalan belum akan bisa optimal karena masih transisi kepemimpinan,” katanya.

Meski begitu, melalui APBD Induk 2016, Pemkab Rembang sudah menganggarkan perbaikan jalan poros kecamatan yang rusak.

Tidak hanya untuk memperbaiki kerusakan jalan di wilayah Kecamatan Sumber yang sudah menahun, tetapi juga di sejumlah kecamatan lain.

Pihak DPRD Rembang berjanji akan mendorong kepala daerah yang baru, untuk tancap gas membangun kembali infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak.

“Harapan kami, serapan anggaran untuk perbaikan infrastruktur akan optimal, termasuk pada APBD Perubahan nanti. Paling tidak di APBD Induk bisa 75 persen,” tandasnya berharap.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengaku akan bergerak memutar roda pemerintahan dan pembangunan setelah acara serah terima jabatan dengan Pj Bupati Suko Mardiono pada Senin 22 Februari nanti.

“Soal perbaikan infrastruktur, akan kami lakukan secara bertahap,” ujarnya.

Hafidz menargetkan 2-3 tahun perbaikan infrastruktur akan beres. Tahun ini, Pemkab Rembang sudah menganggarkan Rp100 miliar lebih untuk perbaikan jalan dan jembatan.

“Kami juga menargetkan, semua kegiatan terealisasi sesuai rencana dan tidak ada lagi Silpa sampai ratusan miliar rupiah,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




One comment
  1. nilon henry

    Februari 18, 2016 at 6:57 pm

    Janji harus segera ditepati pak Hafidz, masyarakat sdh mengeluh lama soal infrastruktur jalan

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan