Dianggap Tinggalkan Demokrat, PKB Angkat Bicara

Friday, 24 July 2015 | 17:25 WIB
Logo Partai Kebangkitan Bangsa (Foto:tempo.co)

Logo Partai Kebangkitan Bangsa (Foto:tempo.co)

 
REMBANG, mataairradio.com – PKB Rembang angkat bicara soal pernyataan juru bicara Partai Demokrat Tri Cahyo Rismawanto yang menilai partainya ditinggal dalam percaturan Koalisi Besar Pilkada.

Hal ini seiring sikap PKB bersama PDIP dan Hanura yang mengusung Hamzah Fatoni dan Ridwan sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Menurut Koordinator Desk Pilkada PKB Rembang Arif Agung Cholili, chemistry atau kecocokan antara partainya dengan Demokrat sudah jelas, sehingga tidak ada partai lain yang merasa meninggalkan.

“Chemistry kami dengan saudara tua Partai Demokrat adalah soal tekad untuk membangun Rembang yang tegas dan bermartabat,” ujarnya yang ditemui oleh mataairradio.

Jika muncul berita tentang Demokrat yang merasa ditinggal partai lain di Koalisi Besar, kata dia, itu sama artinya dengan pertanyaan publik tentang koalisi partai tersebut.

“Nanti saat pendaftaran calon di KPU akan diketahui, siapa yang meninggalkan dan siapa yang ditinggalkan, termasuk apakah Koalisi Besar akan tetap utuh (Partai Demokrat, PKB, PDIP, Partai Hanura, dan Partai Gerindra) atau tidak,” tandasnya.

Senada dengan pernyataan juru bicara Partai Demokrat Rembang, Cholili mengklaim, sampai dengan Jumat (24/7/2015) ini, Koalisi Besar masih eksis.

“Soal anggapan masyarakat mengenai Koalisi Besar yang serba masih belum jelas, termasuk soal apakah akan jadi mendaftarkan calon atau tidak, itu gaya Koalisi Besar,” tegasnya.

Dia menekankan, dinamika politik yang terjadi di Koalisi Besar, akan terjawab secara tuntas saat masa pendaftaran pasangan calon kepala daerah mulai 26 hingga 28 Juli nanti.

“Nanti saat pendaftaran, kami akan lakukan show of force, kami kerahkan massa dengan jumlah yang besar ke KPU Rembang,” janjinya.

Pihaknya mengakui, ada banyak informasi yang dinamis dan cenderung berubah yang mengiringi langkah Koalisi Besar. Baginya, hal itu lumrah karena ada banyak partai yang berkepentingan.

“Karena ada banyak partai, wajar jika ada banyak informasi yang muncul. Apalagi politik itu dinamis. Perubahan bisa terjadi secara cepat,” terangnya.

Sementara itu, ditanya lebih jauh tentang kepastian pasangan calon kepala daerah yang diusung, lagi-lagi Cholili meminta publik untuk sabar beberapa saat.

“Apakah tetap Hamzah Fatoni-Ridwan seperti yang berkembang, ataukah Harno-Hamzah, atau justru Harno-Ridwan, bahkan Harno-Dokter Dyah, publik sabar sedikit. Paling banter empat hari ke depan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan