Di Rembang, TNI/Polri dan ASN Disediakan Rumah Khusus

Sabtu, 4 Maret 2017 | 15:38 WIB

Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono memberikan keterangan pers seusai acara peletakan batu pertama Perumahan Kartika Bhayangkara Residence Rembang, Jumat (3/3/2017) sore. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Kepolisian Resor Rembang kembali membangun kawasan perumahan dengan harga terjangkau bagi para anggotanya, setelah sebelumnya sukses mengembangkan hunian di lokasi berbeda.

Namun hunian yang diberi nama Kartika Bhayangkara Residence tak hanya diperuntukkan bagi anggota Polri yang belum memiliki rumah, tapi juga bisa dimanfaatkan oleh anggota TNI, bahkan oleh aparatur sipil Negara (ASN).

Jumat (3/3/2017) sore, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Condro Kirono melakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian di kawasan Jalan Lingkar Rembang, masuk wilayah Desa Kabongan Kidul.

Kegiatan tersebut juga disaksikan oleh Kasdam IV Diponegoro Brigjen Joni Supriyanto dan Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto mengatakan anggota TNI, Polri, dan ASN yang belum memiliki rumah bisa mendapatkan hunian dengan luas tanah 101 meter persegi, seharga Rp135 juta per unit.

“Ini wujud nyata dukungan TNI, Polri, dan Pemda dalam mewujudkan program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi,” terang Kapolres saat menyampaikan sambutan pada acara peletakan batu pertama perumahan tersebut.

Sebelumnya, perumahan serupa sudah dikembangkan yaitu Bhayangkara Residence, rumah untuk anggota Polres Rembang, di daerah Desa Sendangagung Kecamatan Kaliori.

“Inovasi perumahan ini merupakan yang pertama di Jateng bahkan Indonesia. Harapan dari pembangunan perumahan ini adalah kesejahteraan TNI, Polri, dan ASN meningkat sehingga mereka dapat melakukan tupoksi,” katanya.

Kapolda Jateng dan Kasdam IV Diponegoro mengapresiasi inovasi dari Kapolres, Dandim, Bupati dan Wakil Bupati Rembang. Ia mengatakan perumahan ini dinilai mampu mempererat sinergitas TNI, Polri, ASN, dan masyarakat karena lokasinya berada dalam satu lingkup perumahan.

“Diharapkan sinergitas TNI, Polri, dan masyarakat tidak hanya dalam kedinasan, tetapi juga dalam keseharian dalam satu perumahan,” ujarnya kepada para pewarta.

Condro menyebutkan, pada tahap pertama, akan dibangun 167 unit rumah dari total yang akan dibangun berjumlah 300 unit. Ia berharap agar program ini direspons positif dan mampu mewujudkan program.

“Perum ini sangat murah. Daripada gaji dipotong untuk kredit mobil, motor, akan lebih bermanfaat lagi kalau digunakan untuk cicil perumahan ini,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan