Dewan Pendidikan Soroti Remaja Pecandu Permainan Daring

Senin, 19 Februari 2018 | 20:06 WIB
mobile-lagend

Ilustrasi (Foto: qz.com)


REMBANG, mataairradio.com
– Dewan Pendidikan Kabupaten Rembang, menyoroti maraknya remaja yang kecanduan permainan daring (game online).

Hal itu diketahui setelah banyaknya peserta yang mengikuti kompetisi Mobile Legend yang diselenggarakan pada Ahad (18/2/2018) kemarin di sebuah kafe di timur SMP Negeri 2 Rembang.

Ada sekitar 200-an peserta dari pelajar yang mengikuti kompetisi itu.

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Rembang, Adib Ulinnuha menyatakan, anak-anak yang kecanduan “game online” sangat berbahaya, sehingga orang tua harus menyikapinya dengan bijak. Anak yang kecanduan permainan daring, cenderung anti sosial.

“Kalau bisa para guru itu lebih kreatif dalam mengajar. Untuk mengajar anak-anak mungkin bisa diajari permainan-permainan yang mampu merangsang syaraf motorik. Misalnya saja seperti permainan gobag sodor, engklek, dan lainnya,” ujarnya pada Senin (19/2/2018) siang.

Berdasarkan data yang dihimpun mataairradio.com dari berbagai sumber, jumlah pengguna  permainan daring jenis “mobile legend” ada sekitar delapan juta pengguna aktif.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mohammad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan