Desa di Rembang Dinilai Masih Kesulitan Kembangkan Ekonomi

Tuesday, 12 April 2016 | 15:46 WIB
Jembatan penghubung permukiman warga dengan persawahan petani di Desa Kasreman Kecamatan Rembang rusak hingga setidaknya Selasa (12/4/2016), sehingga memerlukan perbaikan dari pemerintah desa setempat. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Jembatan penghubung permukiman warga dengan persawahan petani di Desa Kasreman Kecamatan Rembang rusak hingga setidaknya Selasa (12/4/2016), sehingga memerlukan perbaikan dari pemerintah desa setempat. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Desa-desa di Kecamatan Rembang dianggap masih kesulitan mengembangkan perekonomian daerahnya lantaran infrastruktur yang belum sepenuhnya baik.

Menurut Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Rembang Temok Kuswoyo, Selasa (12/4/2016), pengembangan ekonomi desa memerlukan infrastruktur yang baik dan memadai.

“Untuk tahap pertama pada tahun ini, kalau untuk mengembangkan ekonomi jelas belum mampu. Sebab, infrastrukturnya belum siap dan masih minim,” ujarnya saat ditemui reporter mataairradio.

Ia menyebutkan, pada tahun ini, penggunaan dana desa masih didominasi untuk pembangunan infrastruktur, sedangkan untuk pengembangan di bidang ekonomi, baru pada beberapa tahun mendatang.

“Penggunaan dana desa tahun ini, kebanyakan masih untuk pembangunan infrastruktur dan pengembangan masyarakat dulu,” tandasnya.

Ia mengatakan, pengembangan ekonomi memerlukan kajian lebih dahulu secara dalam agar bentuk usaha ekonomi yang dilakukan oleh desa tidak terhenti di tengah jalan.

” Perlu kajian dan analisis lapangan agar nanti ketika sudah menggelontorkan dana tidak malah rugi,” tegasnya.

Temok menyatakan, semua perencanaan yang dibuat oleh desa dievaluasi oleh pemerintah kecamatan, sehingga jika ada ketidaksesuaian, akan direvisi.

“Revisi ini agar tidak ada penyalahgunaan dana desa,” katanya menekankan.

Risdiyanto, Bendahara Desa Gegunung Wetan Kecamatan Rembang mengonfirmasi bahwa penggunaan dana desa masih banyak untuk perbaikan infrastruktur ketimbang untuk pengembangan ekonomi.

“Kalau untuk Kecamatan Rembang, yang saya tahu, kebanyakan masih untuk infrastruktur. Ada satu desa yang kayaknya sudah mulai menjalankan program perekonomian seperti membuat BUM-Des yaitu Punjulharjo,” katanya.

Di desanya, dana desa akan diusulkan penggunaannya antara lain untuk memperbaiki jalan desa menjadi lapis hotmix. Sementara pengembangan ekonomi, belum menjadi program desa, setidaknya pada tahun ini.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan