Demokrat Toleransi Pendaftaran Bakal Cabup Selepas Tenggat

Jumat, 15 Mei 2015 | 17:14 WIB
Ketua Tim Penjaringan Bakal Cabup-Cawabup Rembang dari Partai Demokrat Moch Charis Kurniawan saat sesi jumpa pers di Kantor DPC Partai Demokrat di Jalan Blimbing Magersari, Rembang, Senin ( 4/4/2015). (Foto: Pujianto)

Ketua Tim Penjaringan Bakal Cabup-Cawabup Rembang dari Partai Demokrat Moch Charis Kurniawan saat sesi jumpa pers di Kantor DPC Partai Demokrat di Jalan Blimbing Magersari, Rembang, Senin ( 4/4/2015). (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Rembang dari Partai Demokrat memberi toleransi bagi pendaftar yang mengembalikan berkasnya selepas tenggat atau batas waktu pada Jumat (15/5/2015) ini.

Ketua Tim Penjaringan Moch Charis Kurniawan menyebutkan, baru tiga orang pendaftar yang mengembalikan formulir bakal calon bupati dari Demokrat, yakni Harno, Sunarto, dan Ishlahuddin.

“Harapannya masih bisa bertambah (karena formulir pendaftaran diambil oleh total 15 orang),” ujar Charis kepada mataairradio.

Mestinya, menurut Charis, Bupati Rembang yang akan maju lagi di Pilkada 2015 Abdul Hafidz dan Sekda Rembang Hamzah Fatoni, mengembalikan berkas. Sebab, sebelumnya sudah ada komunikasi awal.

“Namun sejauh ini belum ada tanda-tanda pengembalian. Mungkin masih mencari saat yang tepat,” tandasnya.

Hafidz sudah melempar sinyal menutup peluangnya mendaftar melalui partai lain. Bupati Rembang ini mengatakan rasanya kurang pas kalau dirinya daftar melalui partai yang lain.

Mengenai toleransi atau batas ukur penambahan yang masih diperbolehkan untuk pendaftaran bakal calon bupati dari Partai Demokrat, diberikan hingga sebelum 1 Juni 2015.

“Hal itu karena maksimal 1 Juni, usulan bakal calon bupati dari setiap dewan pimpinan cabang (DPC) harus sudah diterima DPP,” terangnya.

Nantinya, DPP akan memiliki waktu sekitar satu bulan untuk menggodok usulan bakal calon bupati/walikota dari 272 kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.

“Jangka waktu tersebut cukup ideal karena pendaftaran calon bupati ke KPU baru pada 26 Juli nanti,” tandasnya.

Charis mengaku tidak terlalu pusing soal calon teman koalisi. Pasalnya untuk bisa mengusung calon bupati sendiri, Demokrat hanya butuh tambahan satu kursi di parlemen.

“Kekurangan ini sangat mungkin ditambal oleh PKS yang memiliki satu kursi di DPRD (dan secara hubungan dekat dengan Demokrat),” katanya.

Ketua Tim Penjaringan menambahkan, Rembang menjadi prioritas pemenangan Pilkada di Jawa Tengah. Hal itu karena Demokrat Rembang dianggap yang menonjol dari sisi persentase mendudukkan wakilnya di parlemen kabupaten.

Menurut Charis, Partai Demokrat yang kini kembali dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY berpesan agar mengutamakan kader sendiri guna diusung sebagai calon kepala daerah.

“Namun pesan itu tidak lantas menutup peluang kader dari partai lain atau non-partai yang mendaftar di Demokrat,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan