Debat, Cabup Rembang Adu Konsep Clean Governance

Senin, 2 November 2015 | 17:04 WIB
Debat kandidat kepala daerah Rembang yang digelar KPU setempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Rembang, Senin (2/11/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

Debat kandidat kepala daerah Rembang yang digelar KPU setempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Rembang, Senin (2/11/2015) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Tiga pasangan calon kepala daerah Rembang, Senin (2/11/2015) pagi, beradu visi dan misi pada debat kandidat yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Debat kandidat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Rembang, dimulai sekitar pukul 09.15 WIB, dengan dipandu moderator, seorang dosen dari Fakultas Hukum Undip Semarang, Hasyim Asy’ari.

Topik debat kali ini adalah peningkatan sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Calon bupati Hamzah Fatoni mengatakan, perlu ada rekonstruksi perencanaan pembangunan melalui e-planning dan e-budgeting.

“E-planning akan memberikan ruang akses kepada publik untuk mengawasi seluruh rangkaian penganggaran sejak musrenbang sampai menjadi keputusan DPRD,” terangnya.

Sementara itu, calon bupati Sunarto mengaku tidak ingin berutang budi kepada birokrasi, dengan melibatkannya dalam aksi dukung mendukung di pilkada.

“Dengan tidak berutang budi, kami akan bisa mengatur anggaran pembangunan secara aman dan tidak ada intervensi dari siapa pun,” katanya.

Sunarto menyatakan akan memastikan perencanaan pembangunan, agar selalu sesuai dengan amanat musrenbangdes, musrenbangcam, serta musrenbangkab.

Calon bupati Abdul Hafidz mengatakan, untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang baik, pihaknya akan menerapkan e-government, sehingga keterbukaan akan tampak oleh publik.

“Kami akan melibatkan semua komponen untuk duduk bersama merumuskan penganggaran,” katanya.

Hafidz juga mengatakan, perlu ada komitmen untuk memimpin pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Aparatur pemerintah akan dipetakan untuk itu (menuju pemerintahan bebas KKN, red.),” tandasnya.

Debat kandidat berlangsung selama hampir dua jam, sampai dengan sekitar pukul 11.00 WIB, dan berakhir dengan tertib.

Ketua KPU Rembang Minanus Suud mengatakan, debat kandidat merupakan bagian dari tahapan kampanye pasangan calon di Pilkada 2015.

“Debat kandidat akan digelar sebanyak dua kali. Selain 2 November, debat serupa namun dengan tema yang lain, akan digelar pada 3 Desember 2015 atau 6 hari sebelum coblosan 9 Desember mendatang,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




One comment
  1. suminten

    November 2, 2015 at 6:45 pm

    Podo lomba pidato ongkok-ongkokan podo nglali kelakuan malinge wektu njabat 10 tahun sak durunge. Rakyat arep disuguhi opo yen ora Kelakuan maling!

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan