De Kampoeng Rembang: Wisata Petik Buah Naga dan Edufarm

Sabtu, 9 Desember 2017 | 16:12 WIB

Kabupaten Rembang mempunyai destinasi wisata baru yaitu De Kampoeng Rembang.
Wisata ini berada di Dukuh Sugihan Desa Pulo Kecamatan Rembang. Wisata petik buah naga ini mempunyai konsep agrowisata dan edufarm. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kabupaten Rembang mempunyai destinasi wisata baru yaitu De Kampoeng Rembang.

Wisata ini berada di Dukuh Sugihan Desa Pulo Kecamatan Rembang.

Wisata petik buah naga ini mempunyai konsep agrowisata dan edufarm. Artinya selain bisa memetik buah naga, pengunjung juga mendapat pendidikan pertanian.

Sasarannya adalah anak-anak kecil, usia SD yang belum memiliki pengalaman bertani. Di tempat ini, mereka bisa belajar bertani.

Tempat wisata ini dirintis oleh empat orang; Suyanto, Yaqut Falahudin, Dwi Fitri Paramita, dan Mohammad Hadi.

Mereka terlebih dahulu membeli lahan seluas 5.600 meter persegi atau sekitar 0,5 hektare.

Keempatnya lalu menanami lahan itu dengan 460 tanaman buah naga, dan kini memiliki total 1.700 buah dan bakal buah.

Yaqut Falahudin menyatakan baru akan meresmikan objek wisata ini pada menjelang Natal dan Tahun Baru 2018.

Namun mulai Sabtu (9/12/2017) ini, De Kampoeng sudah bisa dikunjungi.

Yaqut menyebutkan, pada hari pertama hingga pukul 12.30 WIB, jumlah pengunjung yang datang mencapai 350-an.

Catatan itu berdasarkan jumlah buah naga yang terjual, yakni 350 kilogram.

“Rata-rata, tiap pengunjung membeli satu kilogram buah naga,” katanya.

Karena tingginya animo pengunjung, Yaqut mengaku hanya akan membuka objek wisata rintisannya ini pada setiap hari Sabtu dan Ahad.

Alasan utamanya, karena menunggu buah siap petik.

“Hari pertama saja, buah naga siap petik yang tersisa di lahan, tinggal sekitar 50 buah,” tuturnya.

Ia berharap, tempat wisata yang sedang dikembangkannya ini menjadi tempat pendidikan pertanian.

Tidak hanya padi, tetapi tanaman hortikultura lain seperti pepaya, yang wahananya diperkaya guna menyamankan pengunjung.

“Rencana kami juga akan bikin kebun kelinci,” katanya.

Susanti, salah seorang guru SDIT Al Ihsan Rembang mengaku sengaja membawa rombongan siswanya untuk berkunjung ke tempat ini.

“Kami ingin mengajarkan murid-murid cara bertani dan mengetahui manfaat buah naga,” tuturnya.

Kunjungannya, selain karena merupakan objek wisata baru di Rembang, juga karena ia asli warga desa setempat.

Susanti berharap segera ada tambahan tanaman lain, sehingga tiap hari ada buah yang bisa dipanen.

 

Penulis : Mohammad Siroju Munir
Editor : Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan