Tiga Miliar Dana PNPM untuk Sluke Gagal Kucur

Rabu, 16 April 2014 | 17:27 WIB
Selamet Haryanto, Kabid Pemberdayaan Masyarakat BPMPKB Kabupaten Rembang (kiri). (Foto:Pujianto)

Selamet Haryanto, Kabid Pemberdayaan Masyarakat BPMPKB Kabupaten Rembang (kiri). (Foto:Pujianto)

SLUKE, MataAirRadio.net – Proyek pembangunan fisik dan perguliran dana simpan pinjam untuk Unit Pengelola Kegiatan PNPM Kecamatan Sluke tidak akan ditambah oleh Pemerintah pada tahun ini. Pemkab Rembang memastikan dana tiga miliar rupiah dari PNPM untuk UPK Sluke gagal kucur.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat BPMPKB Kabupaten Rembang Selamet Haryanto mengakui, kasus dugaan penyimpangan dana simpan pinjam yang dikelola perempuan (SPP) di UPK Sluke, berdampak pada gagal kucur alokasi dana tambahan untuk UPK tersebut.

Menurutnya, sepanjang persoalan itu belum dinyatakan selesai secara hukum, maka dana dari Pemerintah tidak akan bisa dicairkan. Selamet menjelaskan, porsi penggunaan dana PNPM dari Pemerintah terbagi dalam 75 persen untuk kegiatan fisik dan sisanya untuk ekonomi.

Mengantisipasi kasus pengelolaan dana SPP bermasalah di UPK lain, pihak BPMPKB telah meminta setiap pelaku PNPM agar melaksanakan kegiatan sesuai dengan petunjuk teknis dan standar operasional prosedur.

Menurutnya, perkembangan aset yang berasal dari pengelolaan dana SPP di semua UPK di Kabupaten Rembang, menunjukkan tren positif alias meningkat. Kini, nilai aset dari pengelolaan dana simpan pinjam telah mencapai sekitar Rp50 miliar.

Dari total aset tersebut, terjadi surplus atau keuntungan sebesar Rp1,6 miliar pada 2013 yang akan dibagi kepada mereka yang berhak pada 2014. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, nilai keuntungan bertambah sekitar Rp400 juta. Surplus paling banyak dari UPK Kaliori, Rp321,5 juta.

Sementara itu, kasus penyimpangan pengelolaan dana SPP di UPK Sumber yang menyeret Mantan Pengurus UPK Heni Nur Cahyanti, pihak BPMPKB menyatakan, kini sudah tak lagi berdampak pada tambahan kucuran dana untuk UPK setempat.

Kasus itu sudah dimejahijaukan, yang berarti sudah ada kejelasan hukum dari permasalahan di UPK Sumber. Menurut Selamet, tahun ini, UPK Sumber mendapat tambahan kucuran dana PNPM sebesar Rp1,1 miliar. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan