Kades Rembang Resah Dana Desa Belum Ditransfer

Kamis, 17 Desember 2015 | 18:30 WIB
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekda Rembang Akhsanudin saat berbincang dengan reporter mataairradio, Kamis (17/12/2015) siang. (Foto: Pujianto)

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekda Rembang Akhsanudin saat berbincang dengan reporter mataairradio, Kamis (17/12/2015) siang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Para kades di Kabupaten Rembang disebut resah karena dana desa untuk tahap ketiga belum ditransfer oleh Pusat ke daerah.

Dana desa yang belum ditransfer ke rekening kas umum daerah (RKUD) itu nilainya Rp15,9 miliar.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekda Rembang Akhsanudin, Kamis (17/12/2015) siang menjelaskan, hambatan transfer dana desa itu bukan dari Pemkab melainkan dari Pemerintah Pusat.

“Usulan pencairan dana desa untuk tahap III, sudah klir di tingkat kabupaten,” tuturnya.

Soal kenyataan bahwa pembangunan di desa rata-rata sudah hampir tuntas, Akhsanudin menyebut, kepala desa telah berkoordinasi dengan toko material atau pihak lain.

“Para pihak itu mau memberikan talangan kepada desa, dengan jaminan diganti ketika dana dari Pusat sudah ditransfer,” tandasnya.

Dana desa yang sebelumnya telah dua kali ditransfer oleh Pemerintah Pusat kepada daerah, nilainya masing-masing Rp31,8 miliar.

“(Secara laporan pertanggungjawaban pelaksanaan masing-masing dana tersebut) Itu sudah beres sejak lama.

Atas ketersendatan pencairan dana desa untuk tahap yang ketiga, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Keuangan.

“Saran dari Kemenkeu, Pemkab Rembang diminta menunggu dan mengirim ulang rekap laporan pelaksanaan dana di dua tahap sebelumnya,” kata dia.

Menurut Akhsanudin, saran tersebut sudah ditindaklanjuti, tetapi Pemkab masih belum juga mendapat kabar; kapan dana desa ditransfer.

Namun, dari informasi secara tidak resmi yang diterimanya, dana itu kini sudah siap di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta 2.

“Mungkin Senin (21/12/2015) depan ini sudah ditransfer ke RKUD,” terangnya.

Sementara itu, mengenai sisa waktu di bulan Desember yang tinggal 8 hari efektif, Akhsanudin mengklaim, laporan pelaksanaan dana desa itu juga akan bisa diselesaikan sekaligus dalam bulan ini.

“Secara persiapan penyusunan laporan, pihak pemerintah desa sudah siap,” tambahnya.

Dengan ketepatan waktu dan tingkat penyerapan dana desa yang diyakini 100 persen, Pemkab Rembang optimistis tidak akan ada pemangkasan jatah dana desa pada tahun depan.

“Alokasi dana desa untuk Rembang di tahun depan akan naik dua kali lipat (menjadi Rp178 miliar lebih),” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan