Berkas CPNS K-2 Rembang Belum Masuk BKN

Senin, 28 April 2014 | 16:49 WIB
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rembang Suparmin. (Foto Pujianto)

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rembang Suparmin. (Foto Pujianto)

REMBANG, MataAirRadio.net – Berkas tenaga honorer kategori dua yang lolos seleksi calon pegawai negeri sipil di Kabupaten Rembang, hingga Senin (28/4) ini masih belum dikirimkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang Suparmin mengaku memang belum mengirimkan berkas CPNS K-2. Namun dia menyebut bahwa berkas 201 orang CPNS K-2 dari Kabupaten Rembang, sudah hampir selesai dan tinggal kirim ke BKN.

Tentang surat keterangan tanggung jawab mutlak (SKTM), Suparmin juga mengklaim tidak ada masalah. Dia menekankan, tidak ada CPNS K-2 yang rontok gara-gara persyaratan SKTM. Namun dia tak menyebut, kapan berkas CPNS K-2 akan dikirim.

Sejumlah kalangan di Rembang menduga, belum segera dikirimkannya berkas CPNS K-2 berkaitan dengan pembuatan SKTM. SKTM yang bermaterai dibuat dan ditandatangani Bupati yang menyatakan tanggung jawab atas kebenaran dokumen tenaga honorer kategori dua.

Plt Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sebuah kesempatan mengaku berhati-hati meneken SKTM. Sebab, jika di kemudian hari, ternyata datanya tidak benar, maka CPNS yang bersangkutan dan Bupati, sebagai pejabat pembina kepegawaian wajib bertanggung jawab baik secara administrasi maupun pidana.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Rembang Ahmad Masykur Rukhani mengaku mendapat aduan tentang dugaan manipulasi data honorer kategori dua, misalnya masa kerja yang belum memenuhi, tetapi dinyatakan mencukupi. Namun semua aduan itu masih sebatas omongan tanpa bukti kuat.

Honorer K-2 adalah tenaga yang penghasilannya tidak dibiayai dari APBN/APBD, namun diangkat oleh pejabat berwenang. Mereka bekerja di instansi pemerintah dengan masa kerja minimal satu tahun pada 31 Desember 2005, namun usianya mencapai 19 tahun atau tidak lebih dari 46 tahun pada 1 Januari 2006. Ada 335 orang tenaga honorer K-2 yang gagal seleksi CPNS di tahun ini. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. arif

    April 28, 2014 at 5:18 pm

    parmin ini orang yang sangat berbaya bagi pemerntah kabuapten rembang. karena memasukan pegawai untuk saudaranya saja dan orang-orang yang punya uang untuk bayar. juga berbahaya karena melantik pejabat yang bodo dan brani korupsi besar. rembang berbahaya kalo dipimpin oleh orang yang tidak bermoral seperti parmin ini.

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan