Cemburu Suami Selingkuh, Istri Bakar Diri hingga Tewas

Kamis, 26 Januari 2017 | 16:25 WIB

Rumah dan toko milik pasangan Kanti Wiganti dan Sahroni. Rabu (25/1/2017) malam, Kanti meninggal dunia setelah nekat bakar diri karena cemburu suaminya dicurigai selingkuh dengan wanita lain. (Foto: Pujianto)

 

KOTA, mataairradio.com – Seorang warga RT 3 RW 2 Desa Sumberjo Kecamatan Rembang bernama Kanti Wigati (41) nekat membakar diri pada Rabu (25/1/2017) malam, diduga karena cemburu dengan suami yang dicurigai selingkuh.

Nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia ketika masih dalam perjalanan menuju ke rumah sakit di Semarang. Menurut hasil penyelidikan polisi dan keterangan yang dihimpun mataairradio.com, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

Mulanya, sekitar pukul 19.30 WIB, suami Kanti, Sahroni (48) yang seorang aparat sipil negara (ASN), pulang dari sebuah keperluan. Tidak lama setelah sampai di rumah, warga mendengar suara percekcokan antara suami dan istri tersebut.

Tidak lama kemudian, anak korban keluar rumah dengan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk dicarikan ambulans. Warga pun menghampiri anak korban dan mengecek kondisi di dalam rumah. Didapati asap dari kamar mandi di lantai 1.

Ternyata, suami-istri itu sudah dalam keadaan duduk bersandar tembok sambil berpelukan. Kondisi mereka dalam keadaan terluka bakar. Kanti terluka bakar secara serius alias hampir sekujur tubuh mulai dari kepala sampai kaki, sedangkan suaminya luka di tangan, dada, dan kaki.

“Diduga, si istri cemburu, suami punya WIL (wanita idaman lain), kemudian korban (istri) menyiramkan minyak tanah ke tubuhnya lalu bakar diri, sedangkan suaminya bermaksud menolong dengan membawanya ke kamar mandi,” ungkap Kapolsek Rembang AKP Sunarmin.

Oleh warga, Kanti dan Sahroni segera dibawa ke RSI Arafah untuk dilakukan penanganan pertama, tetapi oleh dokter jaga rumah sakit tersebut disarankan agar dirujuk saja ke RSUD dr R Soetrasno Rembang. Namun pihak RSUD pun merujukkan korban ke rumah sakit di Semarang.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Kami telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa minyak tanah, seprai, dan selimut bekas terbakar,” imbuh Kapolsek ketika dikonfirmasi oleh sejumlah awak media.

Kepala Desa Sumberjo Yopi Arifvianto mengatakan, korban meninggal sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. Setahu Yopi, Kanti meninggalkan dua orang anak, salah satunya sedang menempuh studi di bangku kuliah.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



2 comments
  1. Cah rembang

    Januari 26, 2017 at 5:02 pm

    Anake telu pak..

    Reply
  2. kleyang kabur kanginan

    Januari 27, 2017 at 8:45 am

    Sedihnya …tak sangka engkau masih keras seperti dulu…selamat jalan..semoga Allah memberi kelapangan jalanmu..

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan