Capaian Vaksinasi untuk Lansia di 10 Daerah di Jateng Masih Rendah

Senin, 15 November 2021 | 21:18 WIB

Kiai Haji Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus saat menjalani vaksinasi Covid-19 yang pertama, pada Senin (1/3/2021) pagi, di Kediamannya, di Kompleks Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang. (Foto: Wahyu Salvana.)

 

SEMARANG, mataairradio.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta sepuluh daerah di Jawa Tengah untuk mengejar target vaksinasi untuk lansia karena capaiannya masih di bawah 40 persen.

Sedangkan untuk capaian vaksinasi umum hanya menyisakan satu daerah yang belum 50 persen. Beberapa daerah itu diberi waktu dua hari untuk menyelesaikan target.

“Masih ada sekitar 10 kabupaten/kota yang belum 50 persen untuk lansia, masih di bawah 40 persen. Kesepuluh daerah itu kita minta mengejar untuk yang lansia dan melakukan percepatan. Stok vaksin kita sekarang banyak banget. Silakan lakukan serangan yang lebih masif lagi,” kata Ganjar usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/11/2021).

Kesepuluh daerah tersebut meliputi Jepara, Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Pati, Batang, Banjarnegara, Blora, dan Kudus. Sementara satu kabupaten yang vaksinasi umum belum di atas 50 persen adalah Kabupaten Banjarnegara.

“Sepuluh daerah itu khusus lansia, kalau yang untuk umum tinggal Banjarnegara saja. Dugaan saya sih, besok saja sudah bisa 50 persen. Saya juga minta agar semua mengambil vaksin agar bisa jalan,” kata Ganjar.

Ganjar menjelaskan capaian target vaksinasi di Kabupaten Banjarnegara masih rendah dikarenakan saat memulai terbilang lambat. Maka dari itu sekarang diminta melakukan percepatan untuk mengejar ketertinggalan.

“Banjarnegara itu penyebabnya dulu start agak lambat. Maka sekarang kita gaspol. Ternyata Plt Bupatinya oke banget dan dikerahkan semuanya bahkan sampai malam dan libur pun berjalan. Hasilnya sudah kelihatan, kita tinggal bantu percepatan. Dia harus menebus keterlambatan yang dulu. Itu saja,” jelas Ganjar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan capaian vaksinasi itu mempengaruhi level PPKM di tiap daerah. Sedangkan untuk alokasi vaksin disesuaikan dengan kecepatan penyuntikan. Jadi untuk Banjarnegara dan Pemalang itu ditarget hari Rabu harus selesai atau mencapai target untuk lansia.

“Kabupaten Tegal pagi ini sudah 50 persen. Banjarnegara dan Pemalang ditarget hari Rabu selesai,” katanya.

Yulianto menambahkan, untuk kasus Banjarnegara itu target sehari seharusnya bisa mencapai 11.685. Namun berdasarkan data sebelum tanggal 11 November 2021 hanya mampu menyuntikkan vaksin sebanyak dua ribu sampai tiga ribu.

“Sejak tanggal 11 November mulai naik jadi delapan ribu per hari, lalu pada tanggal 12, 13, dan 14 November sudah bisa di atas 16 ribu per hari. Kalau bisa konsisten seperti ini justru akhir tahun Banjarnegara sudah selesai vaksinnya,” katanya. (*)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan