Calon Bupati Perseorangan Dilarang Asal Kumpulkan KTP

Selasa, 26 Mei 2015 | 18:03 WIB
Sosialisasi pencalonan perseorangan di Lantai IV Gedung Setda Rembang Selasa (26/5/2015) siang. (Foto: Pujianto)

Sosialisasi pencalonan perseorangan di Lantai IV Gedung Setda Rembang Selasa (26/5/2015) siang. (Foto: Pujianto)

 
REMBANG, mataairradio.com – Tim sukses calon bupati dari jalur perseorangan pada Pilkada Rembang dilarang asal dalam mengumpulkan KTP sebagai bukti dukungan.

Berdasarkan pengalaman beberapa panitia pemungutan suara (PPS), pemilik kerap tidak tahu kalau KTP-nya dipakai terkait Pilkada.

Juri, salah satu anggota PPK Sedan yang juga mantan PPS mengaku pernah terlibat perdebatan dengan pemilik KTP ketika melakukan verifikasi faktual atas dukungan calon perseorangan.

“Banyak yang merasa tidak tahu, kalau KTP mereka dipakai untuk kepentingan Pilkada,” ungkapnya saat sosialisasi pencalonan perseorangan di Lantai IV Gedung Setda Rembang Selasa (26/5/2015) siang.

Tahu mereka, KTP itu dibawa dalam kerangka akan menerima bantuan. Agar kejadian serupa tak terulang, dia meminta agar calon perseorangan atau tim sukses, mau memberitahukan sekaligus maksud meminjam KTP.

“Saya sendiri mengaku mendukung adanya calon perseorangan, tetapi mesti bertanggungjawab,” tandasnya.

Komisioner KPU Rembang Adib Ulinnuha meminta kepada PPS atau PPK, agar tidak khawatir. Menurutnya, setiap dukungan yang disertakan atau KTP yang dilampirkan akan dilakukan verifikasi faktual.

“Setiap orang yang tercantum dalam penyerahan berkas calon perseorangan, akan ditanyai secara langsung, apakah benar mendukung atau tidak,” ujarnya.

Jika orang yang bersangkutan menjawab tidak mendukung, maka mesti menandatangani berita acara keberatan. Dengan begitu, tak akan dihitung sebagai pendukung.

“Namun apabila seseorang yang KTPnya diklaim sebagai bukti dukungan, tetapi saat diverifikasi bilang tidak mendukung dan tidak mau memberikan tanda tangan keberatan, maka akan tetap dihitung mendukung,” tegasnya.

Intinya, setiap KTP yang dilampirkan akan dicek secara administrasi dan secara faktual.

Ketua KPU Rembang Minanus Suud menambahkan, syarat dukungan bagi setiap calon perseorangan adalah 7,5 persen dari Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2).

“Sesuai data itu, penduduk Rembang sebanyak 612.552 jiwa, sehingga syarat dukungan mesti 45.941 orang,” ujarnya.

Pengumuman pendaftaran calon perseorangan sudah dimulai sejak 24 Mei kemarin dan akan berlangsung hingga 7 Juni 2015.

“Setelah diumumkan selama 15 hari, KPU akan mulai menerima penyerahan dokumen dukungan pasangan calon perseorangan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan