Caleg Terpilih PDI-P Absen Geladi Bersih Pelantikan

Rabu, 13 Agustus 2014 | 17:36 WIB
Sejumlah politisi PDI Perjuangan Kabupaten Rembang. (Foto:Rif)

Sejumlah politisi PDI Perjuangan Kabupaten Rembang. (Foto:Rif)

REMBANG, MataAirRadio.net – Calon legislatif terpilih dari PDI Perjuangan Sumarsih diketahui absen geladi bersih pelantikan dan pengucapan sumpah-janji jabatan anggota DPRD Kabupaten Rembang, Rabu (13/8) sore. Caleg dari Dapil VII Sumber-Kaliori ini izin karena harus menjalani persalinan.

“Dari pemanggilan satu per satu saat geladi ini, hanya Bu Sumarsih yang izin karena sedang melahirkan. Baru saja melahirkannya,” ungkap Sekretaris DPRD Kabupaten Rembang Achmad Mualif.

Sementara Wasiman, caleg terpilih dari PKB Wasiman yang sebelumnya dikabarkan sakit, tampak hadir saat geladi. Namun berdasarkan pantauan selama mengikuti geladi, caleg dari Dapil Sulang-Bulu-Gunem ini masih tampak pucat dan lemah.

Pada geladi bersih ini, tampak hadir Kepala Pengadilan Negeri Rembang Albertus Husada yang akan melantik 45 caleg terpilih periode 2014-2019. Kepala Bagian Operasi Polres Rembang Kompol Tri Wisnugroho juga tampak memantau jalannya geladi bersih untuk pengamanan pada Kamis (14/8) besok.

“Yang tidak hadir di geladi ini, mungkin saja juga tidak hadir di pelantikan besok (14/8) jam sepuluh pagi. Kalau tidak hadir besok, ya harus tetap dilantik di lain waktu ketika berkesempatan, agar bisa menjabat sebagai anggota DPRD dan mendapat gaji,” imbuh Mualif.

Sementara itu, jika biasanya acara sidang atau geladi yang digelar DPRD hampir selalu molor lebih dari satu jam, maka di geladi pelantikan kali ini, acara “hanya” molor sekitar setengah jam saja. Mestinya, geladi dimulai jam dua siang, namun baru dimulai setengah jam kemudian.

Pemandangan berbeda tampak di ruang rapat paripurna DPRD Rembang. Jika sebelumnya tak ada karpet yang dipasang di bagian luar ruangan sidang, kini semua lantai telah terpasang karpet yang baru saja diadakan oleh Sekretariat DPRD. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan