Bupati: Saya Ditugasi Presiden Awasi Dana Eks-PNPM

Kamis, 31 Mei 2018 | 16:46 WIB

Bupati Rembang Abdul Hafidz memberikan bantuan Sembako dari dana bantuan sosial surplus UPK eks-PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Sumber, di Balai Desa Logung, Kamis (31/5/2018). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Bupati Rembang Abdul Hafidz menyatakan dirinya ditugasi oleh Presiden untuk mengawasi penggunaan dana eks-PNPM Mandiri Perdesaan yang kini tak ada payung hukumnya.

Pernyataan itu disampaikan Hafidz saat menyalurkan bantuan Sembako berasal dari dana sosial UPK eks-PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Sumber di Balai Desa Logung pada Kamis (31/5/2018) pagi.

Bupati menekankan, meskipun tidak ada lagi payung hukum dana eks-PNPM, namun tetap saja itu uang negara yang sudah dikelola dengan baik harus diamankan, agar tidak disimpangkan oleh para pelakunya.

“Meskipun sekarang tidak ada PNPM, tetapi saya ini ditugasi Bapak Presiden untuk mengawasi dana PNPM. Ini uang negara yang harus diamankan,” katanya.

Dana eks-PNPM Mandiri Perdesaan yang masih bergulir secara baik hingga sekarang adalah simpan pinjam yang dikelola perempuan (SPP). Di Kecamatan Sumber, tahun 2017, tercatat surplus satu miliar lebih.

“Saya meminta BKAD dan UPK untuk menangani dana SPP PNPM. Jangan coba-coba menyalahgunakan, karena akibatnya pasti akan berhadapan dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.

Ia menegaskan, kasus penyelewengan dana SPP PNPM banyak yang sudah berujung penjara. Seperti yang terjadi di Sumber dan Sluke.

“Belakangan menyusul di Pamotan. Kasusnya sedang ditangani Polres Rembang. Saya sudah wanti-wanti, tapi kalau tidak menghiraukan, ya begitu akibatnya,” tandasnya.

Bupati menambahkan, sebagai pengawas, dirinya berharap kepada BKAD dan UPK serta masyarakat untuk menjaga kelancaran pinjaman, termasuk memulihkan kredit bermasalah supaya kembali lancar.

Apalagi, 20 persen dari surplus, dipakai untuk bantuan sosial. Di Kecamatan Sumber, dari surplus sebesar satu miliar lebih, Rp214 juta lebih di antaranya dipakai untuk bantuan sosial bagi warga miskin.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan