Bupati Rembang Terima Penghargaan Peduli Perpustakaan

Friday, 18 November 2016 | 14:59 WIB
Bupati Rembang Abdul Hafidz saat menerima penghargaan peduli perpustakaan di Jakarta, baru-baru ini. (Foto: mataairradio.com)

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat menerima penghargaan peduli perpustakaan di Jakarta, baru-baru ini. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Bupati Rembang Abdul Hafidz menerima penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di Jakarta, baru-baru ini.

Penghargaan diberikan karena Bupati dianggap peduli terhadap perpustakaan. Pemerintah Kabupaten Rembang dinilai mampu mendorong pengembangan perpustakaan di daerah.

Saat menyerahkan hadiah lomba karya jurnalistik dan media sosial yang digelar Forum Wartawan Rembang di Fave Hotel, Kamis (17/11/2016) malam, Hafidz mengungkapkannya.

“Kabupaten Rembang merupakan salah satu dari 84 kabupaten lainnya yang mendapat penghargaan atas kepeduliannya pada perpustakaan,” ujarnya di kesempatan tersebut.

Menurutnya, perpustakaan di Rembang tidak hanya menjadi tempat penyedia buku dan membaca, tetapi bisa menjadi inspirasi, sebagai sarana koordinasi dan informasi di segala bidang.

“Perpustakaan di daerah mestinya tidak menjadi tempat yang membosankan. Tidak melulu menyediakan buku dan membaca, tetapi termasuk membuat jaringan-jaringan internet,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, penghargaan tersebut disertai harapan agar pemerintah kabupaten membuat masyarakat di desa mengakses semua jenis informasi yang ada di dunia.

“Menteri Desa pun berharap agar mereka yang ada di pelosok desa juga bisa dekat dengan informasi dan sarana prasarana komunikasi,” kata dia.

Kepala Seksi Perpustakaan pada Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Rembang Yazid Aris Khoiron mengakui kepedulian Bupati Rembang dalam pengembangan perpustakaan.

“Bupati sering menginformasikan kegiatan-kegiatan di Perpustakaan Rembang di setiap kegiatan,” ungkapnya.

Di Perpustakaan Rembang, menurutnya, semua orang bisa mengikuti pelatihan secara gratis seperti pelatihan dasar komputer serta internet dan sosial media.

“Ada juga pelatihan desain grafis, membuat web atau blog, UKM online, dan pelatihan fotografi menggunakan smartphone,” tuturnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan