Bupati: “Nggak Ada Alasan Nggak Pindah Pasar Rembang”

Sabtu, 9 Juni 2018 | 16:04 WIB

Pasar Rembang direncanakan dipindah ke bekas pasar hewan, 500 meter sebelah barat lokasi pasar saat sekarang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Bupati Rembang Abdul Hafidz menyatakan tetap akan memindahkan Pasar Rembang dari lokasinya sekarang.

Pernyataan ini dilontarkan Hafidz saat dikonfirmasi mengenai penyikapan terhadap pedagang pasar yang kembali tumpah di jalanan sekeliling pasar menjelang Lebaran tahun ini.

Menurut Bupati, solusi atas persoalan klasik itu adalah pemindahan pasar. Ia menegaskan, Pasar Rembang saat ini tidak representatif, sehingga tidak ada alasan tidak memindahkannya.

“Kita sudah merencanakan anggaran Rp85 miliar untuk pembangunan pasar baru pada 2019. Targetnya, awal 2020, seluruh pedagang sudah pindah ke pasar baru,” terangnya.

Atas pernyataan Bupati di Psaar Rembang, Sabtu (9/6/2018) pagi itu, sebagian pedagang di Pasar Rembang meresponnya dengan kekhawatiran.

Kekhawatiran itu lantaran tempat yang akan dijadikan lokasi pasar baru adalah kawasan bekas pasar hewan, sehingga dinilai kurang aman dan strategis. Parkirnya juga dianggap susah.

Heri Junaidi salah seorang pedagang sembako berasal dari Kelurahan Leteh Rembang mengaku lebih memilih lokasi pasar yang sekarang. Sebab pasar ini sudah jelas ramai.

“Kami sih berharap agar Pasar Rembang dibangun saja, ketimbang dipindah,” katanya.

Haryanto, pedagang lainnya di pasar itu mengaku setuju saja bila pasar dipindah, asalkan untuk menempati pasar baru itu nanti tidak dipungut biaya alias gratis.

Pedagang berasal dari Desa Sumberjo Rembang ini menyebutkan, sikap pedagang soal rencana pemindahan pasar masih terbelah. Ada yang setuju, tapi ada yang tidak setuju.

Mereka yang tidak setuju umumnya beralasan lokasi pasar baru di sebelah barat pasar sekarang, jauh dari jalan utama, sehingga dianggap tidak strategis.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. artha

    Juni 11, 2018 at 6:27 am

    lebih baik di bangun yg lebih baik dari pada di pindahkan… karena kalau di pindah ke tempat yg susah di akses yang jelas merugikan pedagang dan sekaligus masyarakat rembang itu sendiri mau berbelanja kerepotan

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan