Bupati dan DPRD Diperintah Batalkan Perda Penghambat Investasi

Senin, 25 April 2016 | 18:12 WIB

ilustrasi investasi

 

REMBANG, mataairradio.com – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memerintahkan kepada para gubernur, bupati, dan walikota bersama dengan DPRD untuk membatalkan peraturan daerah (perda) yang menghambat investasi dan perizinan.

Permintaan Mendagri terkait dengan pernyataan Presiden pada acara pembukaan Konferensi Nasional Forum Rektor Indonesia 2016 di Universitas Negeri Yogyakarta, yang menyebut adanya 42.633 peraturan perundang-undangan yang tumpang tindih.

Selain itu, pada sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto ketika menjadi Inspektur Upacara Hari Otonomi Daerah XX, Presiden juga menyebut adanya 3.000 peraturan daerah yang harus dibatalkan pada tahun 2016.

Perintah Mendagri ini pun disebut dalam rangka mempercepat pencapaian tujuan Nawacita dan mendorong pertumbuhan iklim investasi di Indonesia.

Berdasarkan laporan World Economic Forum dan Global Competitiveness tahun 2015-2016, dari hasil survei peringkat daya saing 144 negara, daya saing Indonesia berada pada peringkat ke-37.

Indonesia masih berada di bawah negara ASEAN lainnya, seperti Singapura ke-2, Malaysia ke-18, dan Thailand ke-31.

Selanjutnya, hasil survei Doing Businnes oleh International Finance Coorporation-World Bank tahun 2015, menyatakan bahwa untuk penyelesaian perizinan memulai usaha di Indonesia masih membtuhkan waktu rata-rata 52,5 hari.

Sementara Vietnam 34 hari, Thailand 27,5 hari, Timor Leste 10 hari, Malaysia 5,5 hari dan Singapura 2,5 hari.

“Informasi tersebut memberikan gambaran bahwa dalam penyelesaian izin memulai usaha, Indonesia masih jauh berada di bawah negara lainnya di kawasan ASEAN,” tulis Mendagri sebagaimana dibacakan Bayu.

Terkait perintah Mendagri, Pemerintah Kabupaten Rembang belum memberikan pernyataan mengenai langkah yang akan ditempuh, termasuk apakah akan mengevaluasi sejumlah perda atau baru sekadar menginvetarisasi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan