Buka Puluhan Stan Syawalan, Pemkab: Awas Calo

Jumat, 15 Juni 2018 | 23:00 WIB

Lapak atau stan yang disediakan oleh Pemkab Rembang guna pedagang pada momentum tradisi Syawalan 2018. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 
REMBANG, mataairradio.com – Pemkab Rembang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) setempat membuka setidaknya 26 stan bagi pedagang kaki lima guna berjualan pada momentum Syawalan yang berlangsung mulai Jumat (15/6/2018).

Stan ini tidak gratis. Dinbudpar menunjuk panitia. Per stan ukuran 4×4 meter, disewakan dengan biaya Rp35.000 per hari.

Stan ini di luar yang dikelola oleh pihak Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang. Lokasinya pun berbeda. Stan yang disediakan Pemkab berada di kawasan depan DPRD dan sekitaran Kantor Bupati Rembang.

Fasilitasnya pun berbeda. Jika 211 stan yang dikelola pihak Taman Kartini berfasilitas; tenda, space 4×4 atau 3,5×3 meter, dan listrik, maka stan yang disediakan Pemkab cukup space dan tenda saja.

Karsono, Sekretaris Dinbubpar Kabupaten Rembang menjelaskan, proses penyewaan stan Syawalan yang disediakan Pemkab hanya bisa dilakukan oleh panitia yang telah dibentuk oleh Dinbubpar.

“Pengalaman sebelumnya, yang menyewa ke panitia orang itu, namun setelah diperiksa di lapangan, ternyata yang menempati orang lain. Dan orang lain ini mengeluh harga sewanya mahal,” ungkapnya.

Untuk menghindari hal serupa terulang, katanya, Panitia mensyaratkan penyewa membuat surat pernyataan dan menyerahkan fotokopi kartu identitas diri.

“Selain itu, kita juga akan melakukan survei ke lapangan untuk mencocokkan antara penyewa dan yang menempati stan,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, stan yang disediakan Pemkab ini, hingga Jumat (15/6/2018) siang, sudah semua terjual. Namun, belum semua pedagang, menempatkan dagangannya di stan.

“Stan sudah terjual semua, ada yang dari luar Kabupaten seperti Kudus, Jepara, Demak, dan Purwodadi.

Para pedagang diperbolehkan menempati selama sepuluh hari sejak Jum’at (15/6/2018) sampai 24 Juni 2018,” terangnya.
Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan