Buang Limbah Sembarangan Ke Laut, Lima Perusahaan Mangkir dari Panggilan Pemkab

Rabu, 3 Januari 2018 | 18:16 WIB

Berdasarkan pantauan pada Selasa (31/10/2017) pagi, limbah bahan beracun dan berbahaya tampak bercampur pekat dengan air laut di pantai setempat. Lantaran air laut tengah surut, limbah tampak menghitam, Selasa (31/10/2017). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Lima perusahaan pengolahan ikan mangkir dari panggilan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang.

Mereka sebelumnya dipanggil karena membuang limbah pabrik secara sembarangan ke laut, sehingga mencemari daerah pantai yang jaraknya hingga tiga kilometer ke arah barat.

Suharso, Kepala DLH Kabupaten Rembang mengatakan tidak tahu alasan lima perusahaan itu mangkir.

Ia juga tidak menyebutkan nama lima perusahaan yang tidak memenuhi panggilannya.

“Kami akan mendatangi lima perusahaan itu guna mengecek secara langsung pengolahan limbah pabrik mereka pada saat sekarang,” katanya.

Sementara itu, empat dari lima perusahaan yang memilih hadir memenuhi panggilan dinas lingkungan hidup, mengklaim tidak pernah membuang limbah secara sembarangan ke laut.

Adapun satu perusahaan lainnya memilih menyatakan siap memperbaiki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Suharso menegaskan, akan melihat secara langsung komitmen perusahaan soal pengolahan limbah.

“Baik yang mengklaim sudah punya maupun yang berjanji memperbaiki IPAL, akan kita cek langsung,” katanya.

Ia mensinyalir ada perusahaan yang telah memiliki IPAL, tetapi nakal sehingga membuang sebagian limbahnya, secara langsung ke laut.

“Kami akan memperketat pengawasan,” pungkasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan