BRT Trans Jateng Buka Rute Baru Semarang-Grobogan

Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:26 WIB

Peresmian rute baru Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng rute Semarang-Godong Grobogan, pada Rabu (13/10/2021) di pendopo kabuoaten setempat. (Foto: mataairradio.com)

GROBOGAN, mataairradio.com – Layanan transportasi umum aglomerasi di Jawa Tengah terus ditambah. Rabu (13/10/2021), Gubernur Jawa Tengah kembali meluncurkan layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng rute Semarang-Godong Grobogan.

Trans Jateng Semarang-Grobogan menjadi rute aglomerasi keenam yang Ganjar luncurkan. Sejak 2017 lalu, Gubernur Jateng ini sudah meresmikan rute Trans Jateng lain, di antaranya Semarang-Bawen, Purbalingga-Purworejo, Semarang-Kendal, Borobudur-Kutoarjo dan Solo-Sumberlawang.

Peluncuran Trans Jateng Semarang-Godong Grobogan dilakukan Ganjar di Pendopo Kabupaten Grobogan.

Hadir dalam acara itu Bupati Grobogan, Bupati Demak dan jajaran forkompimda lainnya.

Nantinya, rute itu akan dilayani oleh 14 bus dan masing-masing bus melayani enam perjalanan selama sehari.

“Kita bertahap mendorong agar sistem transportasi berjalan dengan baik. Gimana caranya membuat angkutan umum yang murah, terjangkau dan baik. Akhirnya dilaksanakanlah peluncuran Trans Jateng ini,” katanya.

Prioritas utama Trans Jateng adalah untuk memberi pelayanan pada buruh, pelajar dan veteran. Setelah itu, baru untuk penumpang umu.

“Kenapa buruh, karena pengeluaran mereka cukup tinggi untuk transportasi. Dengan harga Rp2.000, maka ini bisa sangat membantu. Termasuk para pelajar dan veteran agar kita bisa menghormati mereka. Selain itu, ya untuk masyarakat umum, agar mereka terlayani dengan baik dan jalanan tidak penuh,” tuturnya.

Pengembangan koridor Trans Jateng akan terus dikembangkan. Kata Ganjar, ke depan, akan dibangun koridor-koridor lain dan rute lain yang memang dibutuhkan.

“Kenapa ini baru sampai Godong, ya nanti kita bertahap. Koridornya bisa berkembang sesuai kondisi di lapangan,” terangnya.

Gubernur berharap nantinya daerah menindaklanjuti program ini. Masing-masing daerah yang dilintasi Trans Jateng, menyiapkan angkutan terusan sampai ke desa-desa agar masyarakat semakin terlayani.

“Tadi saya bicara dengan Bupati Grobogan dan Demak. Saya mendorong agar daerah meneruskan sampai ke desa-desanya. Umpama antar daerah dilayani Trans Jateng, sampai di daerah ada angkutan terusan sampai ke desa-desa. Kalau bisa tiketnya terintregrasi, jadi bayarnya hanya sekali dan kalau bisa elektronik. Ini memang belum sesempurna, tapi kita mulai dari sekarang,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Grobogan, Sri Sumarni menuturkan, Gorbogan menjadi tambah seksi dengan adanya Trans Jateng. Di tengah investasi yang terus datang, jalanan jadi padat oleh distribusi barang dan tenaga kerja.

“Utamanya ruas Semarang-Godong itu hampir tiap hari macet dan menyebabkan angka kecelakaan tinggi. Kami sangat senang dengan adanya rute Trans Jateng ini, karena sangat bermanfaat untuk warga kami,” ungkapnya.

Selain itu, keberadaan Trans Jateng diharapkan mampu mengangkat ekonomi masyarakat. Moda transportasi itu juga diharapkan bisa mengangkat sejumlah destinasi wisata yang ada.

Di lain sisi, Plt Kepala Dishub Jateng, Henggar Budi Anggoro mengatakan, sejak dioperasionalkan pada 2017 lalu, tercatat sudah ada 11 juta lebih pengguna Trans Jateng.

Trans Jateng juga berhasil menggeser 45 persen pengguna kendaraan pribadi beralih menaiki Trans Jateng.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil

Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan