Bonang Respon Positif Rencana Penataan Pariwisata

Rabu, 2 Maret 2016 | 18:02 WIB
Kawasan wisata religi Pasujudan Sunan Bonang di wilayah Desa Bonang Kecamatan Lasem, Sabtu (6/2/2016) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Kawasan wisata religi Pasujudan Sunan Bonang di wilayah Desa Bonang Kecamatan Lasem, Sabtu (6/2/2016) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

LASEM,mataairradio.com – Pemerintah dan masyarakat di Desa Bonang Kecamatan Lasem merespon positif rencana Bupati Rembang Abdul Hafidz yang akan melakukan penataan pariwisata di wilayah ini.

Kepala Desa Bonang Saiful Sodikin mengaku sudah menyiapkan duta wisata di kampungnya. Kelompok masyarakat juga sudah disiapkan sehingga siap menyambut wisatawan.

“Intinya, kami mendukung rencana penataan Bonang sebagai kawasan wisata,” terangnya kepada reporter mataairradio.

Menurut Kades Bonang, industri pariwisata memberikan dampak ikutan yang positif di bidang ekonomi.

“Saat ini saja, dengan objek wisata religi di Pasujudan Sunang Bonang, sudah banyak menyerap warga lokal untuk berjualan, sehingga mengangkat tingkat ekonomi yang bersangkutan,” tandasnya.

Salah seorang warga desa setempat Samsuri menyatakan setuju dengan keinginan Kepala Daerah Rembang yang akan menata secara serius wisata di kabupaten ini, termasuk Bonang.

“Apalagi secara lokasi, Bonang sudah cukup siap, baik dengan wisata bahari maupun wisata religi,” tegasnya.

Secara masyarakat, menurutnya, rata-rata mendukung. Bahkan sudah banyak yang bertanya soal kapan rencana penataan kawasan wisata Bonang dimulai.

“Kami berharap rencana tersebut benar-benar diwujudkan, sehingga tidak menguap begitu saja,” harapnya.

Samsuri pun berharap penataan serius pariwisata di desanya akan membawa dampak terhadap majunya tingkat perekonomian warga.

Ia menilai, tumbuhnya industri pariwisata akan mengentaskan banyak pengangguran, sehingga warga menyambutnya antusias.

Bupati Rembang Abdul Hafidz berencana mengoneksi wisata bahari dan wisata religi di Bonang, di antaranya dengan membangun semacam kereta gantung yang melintangi jalan.

Menu wisata Pantai Bonang sampai Binangun, disebutnya strategis untuk melihat momen matahari tenggelam.

Sementara Pasujudan Sunan Bonang dan makam Raja Minangkabau Sultan Mahmud, menjadi unggulan menu wisata religi.

Untuk merealisasikan rencananya itu, pihaknya antara lain akan menunjuk nahkoda terbaik di dinas pariwisata, selain juga dukungan anggaran yang memadai.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan