BKM di Rembang Digelontor Hibah Lima Miliar Lebih

Selasa, 5 Agustus 2014 | 16:31 WIB
Kantor Kecamatan Lasem

Kantor Kecamatan Lasem

REMBANG, MataAirRadio.net – 54 Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di Kecamatan Rembang dan Lasem digelontor hibah sebesar lima miliar rupiah lebih dari Pemkab Rembang melalui APBD Perubahan 2014. Hibah ini salah satunya untuk pemberian insentif atau honor bagi anggota BKM.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Rembang Puji Santoso mengaku tidak tahu persis besarnya honor yang bakal diterima oleh setiap anggota BKM. Dia berdalih jumlah anggota BKM setiap desa berbeda, tergantung jumlah penduduknya.

Puji mengakui kebijakan ini di luar kebiasaan. Sebab selama ini, BKM bekerja tanpa pamrih imbalan. Apalagi, aturan main BKM yang dimuat di situs resmi program penanggulangan kemiskinan perkotaan (P2KP), menyebut mereka tidak boleh dibayar. Namun DPRD tetap menyetujuinya.

Anggota dewan menegaskan, hibah yang dikucurkan untuk BKM bersifat subsidi, sehingga tidak boleh diberikan secara terus menerus di tahun anggaran berikutnya. Puji mengaku tahu bahwa BKM berisikan sukarelawan dan merupakan representasi warga desa atau kelurahan.

Pemberian hibah untuk honor ini disebut sebagai usulan yang sudah lama mencuat, namun baru dikabulkan melalui anggaran Dinas Pekerjaan Umum atau DPU pada APBD Perubahan tahun ini. Kecamatan Rembang menerima hibah untuk 34 BKM di semua desa/kelurahan. Sementara Lasem untuk 20 BKM di semua desa.

Komisi C menekankan, hanya ada dua kecamatan di Rembang yang sudah tergolong sebagai kecamatan perkotaan yakni Rembang dan Lasem. Selebihnya, atau 12 kecamatan lain, masih berstatus desa dengan menerima PNPM Mandiri Perdesaan.

Sementara itu, sejumlah BKM menyambut gembira hibah ini. Umumnya, mereka yang ditemui MataAir Radio pada Selasa (5/8) pagi menyebut hibah yang akan segera mereka terima itu sebagai sekadar perhatian Pemerintah. Mereka pun mengaku tahu kalau BKM mestinya sebagai ajang pengabdian kepada masyarakat. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan