Bisnis Perhotelan Disebut Kian Diminati di Rembang

Rabu, 1 November 2017 | 14:58 WIB

Manajer Hotel Fave Rembang Iwan Setiawan memberikan keterangan pers mengenai pertumbuhan industri perhotelan di Kabupaten Rembang, Rabu (1/11/2017). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Industri bisnis perhotelan disebut kian diminati di Kabupaten Rembang, seiring menggeliatnya investasi di daerah ini.

Menurut Manajer Hotel Fave Rembang Iwan Setiawan, di hotel yang dikelolanya saja, pertumbuhan mencapai 15 persen tiap tahunnya dalam tiga tahun terakhir.

“Dari sisi perhotelan meyakinkan karena Rembang ini termasuk Kabupaten yang tengah berkembang. Ini fantastis dibandingkan pertumbuhan industri perhotelan di luar daerah,” katanya.

Iwan bahkan menyebutkan, akan ada satu lagi pemain baru di bidang perhotelan yang masuk Rembang dalam waktu dekat.

“Di awal tahun depan, akan ada penambahan hotel, entah dari mana, tetapi di lokasi dekat rumah sakit baru Bakti Bina Husada,” ungkapnya kepada mataairradio.com, Rabu (1/11/2017).

Ia juga mengatakan, pertumbuhan industri perhotelan juga turut didukung oleh rencana pembangunan mal di daerah ini.

“Di awal tahun depan juga ada mal di depan rumah sakit (RS Bakti Bina Husada). Dengan begitu industri perhotelan akan jauh lebih berkembang,” paparnya.

Disinggung mengenai disediakannya layanan bar di hotelnya, sedangkan Rembang diusung dengan jargon Kota Santri, Iwan membenarkan adanya layanan tersebut.

“Saya kurang begitu nyaman menyebut ada night club untuk Rembang. Tapi itu suasana bar yang kota, tapi nggak kebablasan. Night club itu soal menikmati malam dan musik,” katanya.

Tentang striptis, Iwan pun menyatakan tidak sebagaimana di kota-kota besar yang penarinya nyaris telanjang, sehingga ia mempersilakan awak media mengeceknya secara langsung.

Menurutnya, pihaknya juga mendukung apabila ada penindakan dari pihak kepolisian terkait dengan pencegahan narkoba di bar hotel.

“Narkoba tetap larangan. Kita bekerjasama dengan Polres untuk pencegahan. Tanggal 27 Oktober kemarin, juga ada 10 personel Polres terkait dengan pencegahan narkoba,” ungkapnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianti

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan