Bimbingan 60 Santri Masuk PTN Resmi Dimulai

Kamis, 20 April 2017 | 12:52 WIB

Pembina Santriversitas Wahyu Salvana memaparkan perjalanan kegiatan bimbingan pasca-ujian nasional guna sukses seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN), saat pembukaan Santriversitas 2017 di Aula SMK Umar Fatah Rembang, Rabu (19/4/2017). (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – 60 santri berasal dari sejumlah SMA/MA/SMK di Kabupaten Rembang, Rabu (19/4/2017), mulai dibimbing agar lolos seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2017.

Bimbingan diadakan oleh para alumnus program pesantren kilat yang digelar secara berturut-turut sejak 2011-2014 oleh Yayasan MataAir. Di tahun ini, para alumnus berserikat dan membentuk lembaga Santriversitas.

Tempat bimbingan dipusatkan di SMK Umar Fatah Rembang. Kegiatan tersebut didukung oleh Gerakan Pemuda Ansor, Fatayat NU, serta IPNU dan IPPNU Cabang Rembang. Rencananya, bimbingan berlangsung 21 hari.

Koordinator Santriversitas 2017 Slamet Mujahidin Sya’bani mengatakan, setelah secara resmi dibuka pada hari ini, para santri akan dibimbing secara intensif hingga 10 Mei mendatang, oleh para mentor yang kompetens.

“Ada 60 siswa yang kita bimbing, terdiri atas 30 siswa IPA atau saintek dan 30 siswa IPS atau soshum. 20 siswa pria dan 40 siswa wanita yang akan dibimbing secara intensif selama 21 hari sampai 10 Mei 2017,” katanya.

Ia menyebutkan, selama mengikuti bimbingan, para peserta tidak dipungut biaya alias gratis. Mereka disediakan asrama, modul, dan konsumsi selama bimbingan, termasuk keberangkatan dan kepulangan untuk SBMPTN.

Pembina Santriversitas Wahyu Salvana mengatakan, selain dibimbing dengan materi seputar seleksi masuk perguruan tinggi negeri, para santri akan diberikan bekal seputar ideologi islam ahlussunnah waljamaah dan kebangsaan.

“Bapak/Ibu wali santri tidak perlu khawatir. Putra Bapak/Ibu tidak akan kelaparan di sini. Memang gratis. Sejak digelar 2011 bersama Yayasan MataAir ya gratis,” katanya di hadapan wali santri yang turut hadir di acara pembukaan.

Ia hanya meminta doa restu dari segenap orang tua santri yang hadir agar diberikan kekuatan dan kelancaran menyelenggarakan bimbingan hingga tuntas. Selagi para peserta serius mengikuti proses, maka hasilnya optimal.

“Setiap hasil tidak akan mengingkari proses. Ini merupakan sumbangsih kami untuk menyiapkan generasi muda unggul di Rembang. Semoga ini akan terus berlanjut ke depannya, meskipun sempat terhenti selama dua tahun,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rembang Akhsanuddin mengapresiasi kegiatan Santriversitas karena bimbingan masuk perguruan tinggi negeri penting selepas ujian nasional SMA/MA/SMK.

“Selepas ujian nasional biasanya anak-anak itu pada lari ke berbagai daerah untuk mencari bimbingan pasca-ujian nasional untuk masuk ke PTN tetapi ini sudah tersedia, bahkan gratis. Acara seperti ini langka,” katanya.

Ia berharap kegiatan yang digelar Santriversitas dimanfaatkan sebaik-baiknya, sekaligus mendoakan agar seluruh peserta lolos masuk ke PTN yang diidamkan serta pada akhirnya kembali dan membangun Rembang.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan