Besok, UMK Rembang 2018 Diajukan ke Gubernur

Kamis, 26 Oktober 2017 | 18:26 WIB

Pekerja di salah satu sentra kerajinan kerudung sedan saat memproduksi kerudung bordir, Jumat (15/1/2016) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dewan Pengupahan Kabupaten Rembang akan mengajukan besaran upah minimum kabupaten (UMK) 2018 kepada Gubernur Jawa Tengah pada hari Jumat(27/10/2017).

Ketua Dewan Pengupahan yang sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Sri Sugiyarti mengatakan, UMK 2018 yang diajukan itu sebesar Rp1.535.000.

“UMK 2018 sudah kita sodorkan kepada Bupati, dan besok pagi (27/10/2017) kita ajukan ke Gubernur. Nantinya akan dievaluasi, dan keputusan mengenai UMK 2018 maksimal tanggal 21 November,” katanya.

Menurutnya, besar kemungkinan, UMK 2018 yang diajukan akan dikabulkan oleh Gubernur secara penuh. Sebab, penentuan UMK 2018, sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan, dan juga melibatkan SPSI.

“Jika dikabulkan, maka UMK Rembang 2018 naik 8,2 persen dibandingkan UMK 2017 yang Rp1.408.000. Angka tersebut, menurut kami, sudah layak untuk Rembang pada ukuran lajang,” katanya.

Wakil Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Rembang Syaiko Rosyidi menambahkan, besaran UMK 2018 yang diajukan memang tak mencapai 100 persen kebutuhan hidup layak (KHL) yang Rp1.550.770.

“Angka KHL antara lain berdasarkan survei kita di pasar, tetapi penentuan UMK yang diusulkan sebesar Rp1.535.000 itu kita tetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015,” katanya.

Ia menerangkan, peningkatan tingkat UMK 2018 atas 2017, ditentukan berdasarkan tingkat inflasi tahun ke tahun secara nasional dikalikan dengan besarnya UMK pada tahun 2017. Inflasi tahun ke tahun secara nasional ditentukan 3,72 persen.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan