Berkerumun dan Nyalakan Petasan Saat Malam Pergantian Tahun Akan Ditindak Polisi

Senin, 28 Desember 2020 | 15:34 WIB

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna saat diwawancarai awak-media ihawal imbauan pengamanan jelang perayaan tahun baru 2021, di Mapolda Jateng pada Senin (28/12/2020). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Polda Jawa Tengah melalui Polres Rembang bakal menindak masyarakat yang berkerumun dan menyalakan petasan pada perayaan malam pergantian tahun.

Imbauan itu disaaaampaikan oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna melalui video imbauan Terkait Pengamanan Perayaan Pergantian Tahun Baru 2021 di Mapolda Jateng pada Senin (28/12/2020).

Ia menambahkan, malam pergantian tahun baru 2021 yang bertepatan dalam situasi pandemi seperti saat sekarang membuat masyarakat mau tak mau harus merayakan pergantian tahun di rumah saja.

Saat ini seluruh Polres jajaran Polda Jateng sedang gencar melaksanaan Operasi Lilin Candi dalam rangka pengamana Natal dan pergantian Tahun 2021.

Selain melarang membunyikan petasan, melalui operasi tersebut Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi melarang masyarakat untuk merayakan tahun baru 2021 yang menimbulkan kerumunan.

“Kami mengingatkan dan menghimbau kepada Masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan apapun dalam malam pergantian tahun 2021, Cukup di rumah saja. Apalagi berkerumun dan membunyikan petasan,” ujar Kabid Humas Polda Jateng.

Iskandar menambahkan, beberapa larangan di atas adalah melanggar ketentuan, mengingat situasi pandemi yang belum jelas kapan akan berakhir.

Maka dari itu Iskandar melanjutkan, dalam rangka menjaga kondusifitas dan keamanan, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memerintahkan jajarannya untuk bertindak tegas pada siapapun yang membunyikan petasan

“Akan kita kejar, akan kita periksa dan akan kita sidik sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Di masa pandemi Covid-19 semua pihak agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari,” tegasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan