Berjudi Togel, Tiga Orang Ditangkap Polisi

Kamis, 1 Januari 2015 | 17:48 WIB
Ilustrasi (Foto:totabuanews.com)

Ilustrasi (Foto:totabuanews.com)

 

KALIORI, mataairradio.com – Dua orang warga Desa Kuangsan Kecamatan Kaliori dan seorang warga Sumberjo Kecamatan Rembang ditangkap polisi karena berjudi toto gelap.

Ketiganya ditangkap pada Selasa malam 30 Desember 2014. Tiga pejudi yang diamankan itu adalah Sargung (38) dan Ahmad Sholehan (35), keduanya warga Kuangsan, serta Hadi Subhan (30) warga Sumberjo.

Polisi sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat tentang perjudian togel yang meresahkan. Sebagai tindak lanjut, dilakukan pengintaian di lapangan.

Begitu sekitar pukul 21.00 WIB pada Selasa malam itu, polisi sedang akan mendapati transaksi perjudian togel. Setelah sejenak mengintai, transaksi itu terjadi dan dilakukan lah penggerebekan.

“Tiga pejudi togel kami tangkap dari wilayah Desa Kuangsan Kecamatan Kaliori. Hingga hari ini masih kami tahan di sel polres,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Rembang Iptu Eko Adi Pramono, Kamis (1/1/2015).

Eko juga mengungkapkan, toto gelap ditransaksikan dengan alat bantu telepon genggam atau ponsel. Angka tertentu yang dipasang, dipesan melalui layanan pesan singkat (SMS).

“Selain tiga pejudi, kami juga menyita sejumlah barang bukti seperti ponsel yang berisi pesanan angka togel dan uang tunai yang ditoto atau dipertaruhkan,” ungkapnya lagi.

Dia menyebutkan, ada tiga ponsel yang masing-masing milik pelaku, diamankan. Soal uang tunainya, total Rp357.000.

“Ada juga kertas rekapan untuk menyalin pesanan angka via SMS yang kita sita sebagai barang bukti. Alat bukti cukup, jadi kami lakukan penahanan,” tegasnya.

Kasatreskrim menyatakan akan menjerat ketiga pelaku perjudian toto gelap itu dengan ancaman hukuman penjara lebih dari lima tahun penjara.

“Kita jerat Pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Ancaman hukumannya bisa di atas lima tahun penjara. Mestinya mereka bisa jera,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan