Belum Terakreditasi, Tiga Sekolah Dilarang Mandiri Gelar UN

Minggu, 3 Mei 2015 | 20:27 WIB
Ilustrasi (Foto: 1.bp.blogspot.com)

Ilustrasi (Foto: 1.bp.blogspot.com)

 
REMBANG, mataairradio.com – Tiga sekolah di Kabupaten Rembang dilarang menggelar Ujian Nasional 2015 secara mandiri alias mesti bergabung dengan sekolah lain karena lembaga pendidikan itu belum terakreditasi.

“SMP ada satu. SMP An Nawawiyah. MTs ada dua (yang mesti gabung ke sekolah lain untuk gelar lain). Dari wilayah Sedan dan Gunem,” ungkap Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Rembang Mutakin kepada mataairradio.com, Minggu (3/5/2015) petang.

Dia menyebutkan, dua MTs yang mesti bergabung itu adalah MTs Nurul Huda Tegaldowo-Gunem dan MTs Hidayatus Shibyan Karangasem-Sedan.

“Keduanya mesti bergabung dengan MTs Negeri Pamotan. Adapun yang SMP An Nawawiyah gabung ke SMP Negeri 5 Rembang. Alasan mereka mesti gabung adalah belum terakreditasi,” terangnya.

Ujian Nasional tingkat SMP sederajat digelar mulai Senin (4/5/2015) hingga Rabu (6/5/2015) depan.

Jumat (1/5/2015) dini hari kemarin, naskah soal UN sudah tiba di Rembang. Naskah soal, lantas disimpan di Ruang Perpustakaan SMP Negeri 2 Rembang dengan pengawalan polisi.

Tahun ini, jumlah peserta UN tingkat SMP sederajat sebanyak 9.940 orang, terdiri atas 5.586 siswa SMP Negeri, 393 siswa SMP Swasta, 2 siswa SMP Luar Biasa Negeri, 946 orang siswa MTs Negeri, 2.708 siswa MTs Swasta, dan 305 siswa Paket B/Wustha.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan