Belum Lama Diperbaiki, Atap Pendapa Museum Kartini Bocor Lagi

Senin, 29 Desember 2014 | 15:21 WIB
Museum Kartini Rembang. (Foto: mataairradio.com)

Museum Kartini Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Atap Pendapa Museum Kartini Rembang diketahui bocor, padahal belum lama diperbaiki oleh pihak Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga atau Dinbudparpora setempat.

Titik yang bocor itu terdapat di bagian belakang pendapa atau tempat dimana meja-meja panjang biasa terpajang. Bocornya atap pendapa itu sendiri, telah diketahui pada saat ada perhelatan seminar “parenting” yang diprakarsai Fatayat NU Rembang, 20 Desember lalu.

Namun sampai Senin (29/12/2014) ini, atap yang bocor belum juga diperbaiki. Kepala Dinbudparpora Rembang Sunarto mengaku akan segera mengontak rekanan untuk segera memperbaiki karena masih dalam masa perawatan.

“Kalau atap pendapa bocor, diketahuinya ya setelah ada hujan yang turun lebat. Saat digarap, tukang juga nggak tahu kalau ada bagian yang bocor,” kata ia dalam percakapan dengan mataairradio.com.

21 April silam, Dinbudparpora mengungkapkan, Rembang menerima kucuran dana Rp757 juta guna pembangunan dan pengembangan daya tarik museum.

“Dana sebesar itu digunakan untuk menambahkan arena permainan edukatif bagi pengunjung Museum Kartini, terutama anak-anak. Arena ini ditempatkan di sisi depan timur pendapa,” ucapnya kala itu.

Dana sebesar Rp757 juta itu berasal dari Pemkab Rembang. Namun selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun mengalokasi anggaran Rp400 juta untuk penyempurnaan diorama, perbaikan genting, dan revitalisasi gamelan.

Bocornya atap Museum Kartini Rembang sebelumnya juga pernah terjadi. 2012 lalu, ketika belum genap setahun direvitalisasi pada 2011, atap bangunan juga bocor di belasan titik.

Sebagaimana kali ini, bocor juga diketahui terjadi pada saat turun hujan deras. Namun bedanya, ketika 2012 itu, proyek belum sampai diserahterimakan dari pihak pelaksana kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan