Belasan Mahasiswa di Rembang Unjuk Rasa di Mapolres Rembang

Selasa, 9 Oktober 2018 | 20:44 WIB

Belasan mahasiswa dari berbagai kampus yang tergabung dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Rembang melakukan aksi unjuk rasa di Halaman Markas Polres Rembang, pada Selasa (9/10/2018) siang. Para Mahasiswa Prihatin atas kondisi masyarakat yang dihadapkan dengan maraknya penyebaran hoaks dengan melakukan aksi demo menuntut supaya penyebar hoaks agar diproses secara hukum. (Foto: mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Belasan mahasiswa di Kabupaten Rembang yang tergabung dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Rembang menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polres Rembang, pada Selasa (9/10/2018) siang.

Ketua Pengurus Cabang PMII Kabupaten Rembang Mochammad Muqowwil Hujjaj menjelaskan, aksi yang pihaknya lakukan merupakan bentuk keprihatianan terhadap masyarakat pada saat ini.

“Penyebaran hoaks atau berita bohong yang dilakukan secara masif oleh sekolompok orang tertentu merugikan pembangunan nasional, baik pembangunan ekonomi maupun budaya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, saat ini sudah banyak bukti atas kejadian konflik sosial akibat efek dari penyebaran hoaks.

Seperti saat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta beberapa lalu, akibat peredaran hoaks pada saat itu hubungan antar masyarakat menjadi tidak harmonis.

“Apabila penyebaran hoaks ini tidak ditangani secara serius maka persatuan bangsa dapat terancam,” tandasnya.

Ia menambahkan, hukum yang diberlakukan sesuai aturan akan menjadi contoh masyarakatt untuk menghadapi hoaks. Butuh ketegasan aparat penegak hukum untuk mengatasi hoaks dan penyebarnya.

“Jika hoaks tak ditangani sebagaimana mestinya, kami khawatir akan menjadi sebuah pembenaran bagi masyarakat, bahwa hoaks merupakan sesuatu yang wajar dan tidak melanggar hukum.

Dan parahnya lagi, hoaks diproduksi justru digunakan sebagai alat untuk memenangkan sebuah kompetisi, termasuk dalam pemilu atau proses demokrasi,” ungkapnya.

Kepala Polres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso beberapa waktu kemudian menerima beberapa perwakilan mahasiswa yang sedang melakukan aksi unjuk rasa.

Pihak Kepolisian sepakat untuk memerangi penyebar hoaks sekaligus penciptanya. Hal itu dituangkan dalam bentuk penandatanganan kesepakatan bersama PMII dan Polres Rembang menolak Hoaks.

Sementara itu, massa berunjuk rasa dengan melakukan orasi dan membentangkan spanduk yang antara lain bertuliskan lawan hoaks dan ujaran kebencian.

 

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan