Bekisting Gedung Calon Pabrik Semen Rembang Terbakar

Sabtu, 20 Juni 2015 | 15:58 WIB
Bekisting yang terdapat di bagian atas gedung calon pabrik induk PT Semen Gresik di areal Gunung Bokong Desa Kadiwono Kecamatan Bulu, ludes terbakar, Sabtu (20/6/2015) . (Foto: Pujianto)

Bekisting yang terdapat di bagian atas gedung calon pabrik induk PT Semen Gresik di areal Gunung Bokong Desa Kadiwono Kecamatan Bulu, ludes terbakar, Sabtu (20/6/2015) . (Foto: Pujianto)

 

BULU, mataairradio.com – Tumpukan kayu cetakan beton atau bekisting yang terdapat di bagian atas gedung calon pabrik induk PT Semen Gresik di areal Gunung Bokong Desa Kadiwono Kecamatan Bulu, ludes terbakar, Sabtu (20/6/2015) dini hari.

Regu pemadam kebakaran dari Pemkab Rembang yang mendapat laporan sekitar pukul 05.00 WIB, segera bertandang ke lokasi kejadian. Salah seorang petugas pemadam Eko Sutrijianto mengaku mendapati api berada di atas gedung atau di ketinggian kira-kira 30 meter.

Menurutnya yang terbakar hanya bekisting untuk pengecoran. Hingga pukul 10.00 WIB, pihaknya masih melakukan pemadaman. Penyemprotan dilakukan dari bawah, sehingga dua pemadam dari Pemkab, sulit menjinakkan api.

“Kami sampai sini, api sudah besar di Lantai II. Api berada di ketinggian sekitar 30 meter. Bekistingnya saja yang terbakar. Karena kami nggak ada tangga, maka penyemprotan hanya bisa dilakukan dari bawah,” ujarnya.

Upaya memadamkan api dikaver oleh satu unit armada pemadam milik PT Semen Gresik. Selain itu juga dibantu sepuluh tangki air, yang masing-masing 8 dari penduduk sekitar dan dua dari Pemkab Rembang.

Dari informasi yang diterima petugas pemadam kebakaran, bangunan yang bekistingnya terbakar itu rencananya sebagai induk pengolahan semen. Kayu cetakan beton yang terbakar berada di bakal lantai dua. Sedianya lantai dua ini akan dicor, menyusul selesainya lantai pertama.

Eko mengaku mendengar kalau rencananya, gedung yang kini dalam proses pembangunan itu akan memiliki ketinggian 80 meter. Pihaknya berjibaku guna memadamkan api. Si jago merah baru berhasil dipadamkan kira-kira pukul 11.30 WIB.

“Alhamdulillah, pukul 11.30 WIB, sudah padam. Tadi dari kami dua tangki dan dua pemadam. Dari Semen Gresik ada satu pemadam. Tadi dibantu sekitar 8 mobil tangki air dari warga sekitar,” imbuhnya.

Media Relation PT Semen Indonesia A Parno Saverillah membenarkan, yang terbakar hanya bekisting atau papan kayu untuk mengecor. Kebakaran tidak sampai memengaruhi penyelesaian proyek.

“Tadi kebakaran terjadi pukul 03.00 WIB dan saat itu suasana sedang sepi. Kebakaran tidak sampai memengaruhi progres penyelesaian proyek,” kata dia.

Parno menganggap kejadian itu sebagai kebakaran biasa karena tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Dia tak menyebutkan nilai kerugian materi akibat kebakaran tersebut. Dan sejauh informasi yang diterimanya, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan