Beberapa Pedagang di Pasar Rembang Tutup Lapak

Wednesday, 9 September 2020 | 17:53 WIB

Salah satu kios di Pasar Tradisional Rembang yang ditutup pemiliknya, lantaran sepi pembeli akibat dampak penyebaran wabah Covid-19, Rabu (9/9/2020) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Rembang mengalami tutup lapak, lantaran sepi pembeli akibat virus Covid-19 yang mewabah sejak beberapa bulan yang lalu.

Salah seorang pedagang pakaian di Pasar Rembang, Bayanul Lail mengaku, sudah hampir empat bulan, dirinya tidak melakukan aktivitas jual-beli lagi, di pasar. Akibatnya pemasukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan modal untuk berjualan tersendat.

Ia mengungkapkan, sepinya pembeli tidak hanya dialami dirinya sendiri, beberapa toko disebelah lapaknya juga terpaksa tutup karena kehabisan modal, sehingga tidak mampu membayar ongkos sewa lapak.

Dampak Wabah Covid-19 yang meningkat, membuat Pemerintah Kabupaten Rembang memberlakukan pembatasan jam operasional di Pasar Rembang. Belum lagi informasi terbaru, Pasar Lasem ditutup karena diduga menjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Kita hanya bisa berdoa, agar keadaan bisa pulih seperti sedia kala, sudah hampir empat bulan sepi pembeli dan roda keuangan kita jadi kacau semua,” ungkapnya.

Bayan juga mengungkapkan, saat keadaan normal, penghasilan kotor bisa sampai dua juta dalam sehari. Rata-rata pembeli sekitar 20-30 orang dari pagi hingga sore. Harga jual pakaian di tempatnya beragam, mulai dari harga Rp50 ribu hingga Rp200 ribu.

Sejak adanya Covid-19 hingga sekarang untuk menjual dua lembar baju saja cukup susah, karena jarangnya pembeli yang mampir serta pembatasan jam operasional di Pasar Rembang yang mulai pukul 07.00-13.00 WIB.

Dirinya berharap agar jam buka di Pasar Rembang dinormalkan kembali sehingga pembeli tidak terbatasi dan para penjual memungkinkan berjualan lebih lama.

“Ya harapannya jam buka pasar bisa lebih lama, agar bisa jualan lebih banyak,” pungkasnya.

Sementara itu dari pantauan reporter mataairradio.com Pasar Lasem ditutup selama tiga hari mulai Rabu (9/9/2020) sampai Jumat (11/9/2020), untuk sterilisasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 karena diketahui beberapa penjual yang ada di Pasar Lasem terpapar Covid-19.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan