Bawaslu Soroti Pemasangan APK pada Angkutan Umum

Kamis, 8 November 2018 | 18:03 WIB

Logo Bawaslu

 
REMBANG, mataairradio.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rembang menyoroti pemasangan alat peraga kampanye (APK) pada angkutan umum.

Pihaknya mengingatkan kepada seluruh peserta pemilu 2019, supaya tidak melakukan hal tersebut karena melanggar aturan yang berlaku.

Komisioner Bawaslu Rembang Amin Fauzi menyatakan, bahwa penempelan gambar partai atau caleg diperbolehkan selama mobil tersebut milik pribadi atau warna pelat nomor hitam.

Penertiban APK yang dipasang di angkutan umum menurutnya kewenangan Dinas Perhubungan, namun pihak Bawaslu belum berkoordinasi dengan pihak Dishub.

Pihaknya berencana, pekan depan Bawaslu akan mengumpulkan beberapa dinas terkait untuk sosialisasi terkait spot yang dilarang untuk dipasang APK.

“Kami akan koordinasi dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Kesbangpolinmas untuk sosialisasi mana saja yang dilanarang dipasangi APK,” ujarnya.

Komisioner asal Kecamatan Kragan ini menambahkan, terkait penertiban APK sudah ia mulai sejak sebulan yang lalu. Dari hasil penertiban ada sekitar 1.400 APK yang berhasil diamankan.

Ia mengungkapkan, beberapa pelanggaran yang terjadi di lapangan diantaranya adalah, APK dipasang pada pohon, di tiang listrik, dan di sekitar jalan protokol serta fasilitas umum lainnya.

“Penertiban dilakukan secara periodik, sebelum ditertibkan pemilik APK baik partai maupun caleg diberi surat pemberitahuan dan peringatan terlebih dahulu.

Jika tidak segera dicopot maka pihak Bawaslu yang akan bertindak menangani,” terangnya saat dimintai keterangan mataairradio.com, pada Kamis (8/11/2018).

Sementara itu, Komisioner KPU Rembang Zaenal Abidin menyatakan bahwa selain pelarangan penempelan APK pada angkutan umum, hal yang sama juga berlaku pada mobil dinas yang notabenya milik negara.

“Kemudian, mobil milik Kepala Desa, karena dalam aturan aparatur sipil negara (ASN), termasuk Kepala Desa diharuskan untuk bersikap netral dalam Pemilu 2019 nanti,” tandasnya.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan