Bawaslu: Boleh Beri Uang Saku Selama Batas Kewajaran

Kamis, 3 Januari 2019 | 15:40 WIB

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Bawaslu Rembang memberi penjelasan terkait politik uang yang diperkirakan akan terjadi pada hari menjelang Pemilu mendatang atau tepatnya 17 April 2019 nanti.

Penjelasan itu diberikan saat konferensi pers capaian kinerja Bawaslu selama tiga bulan di Kantor Bawaslu pada Kamis (3/1/2018) pagi tepatnya pukul 10.00 waktu setepat.

Ketua Bawaslu Totok Suparyanto saat sesi tanya jawab menjelaskan bahwa ada dua undang-undnag yang digunakan sebagai dasar aturan terkait politik uang yaitu UU nomor 7 tahun 2017 dan UU nomor 10 tahun 2016.

Menurutnya kedua undang-undang tersebut semangatnya sama namun lebih tegas yang terakhir karena undang-undang tersebut untuk Pilkada bukan Pemilu.

UU nomor 7 tahun 2017 pasal 523 dijelaskan ada jika peserta kampanye, tim kampanye, pelaksana kampanye melakukan politik uang selama kampanye (23 September 2018 – 13 April 2019) maka akan di pidana, akan tetapi yang menerima tidak terkena pidana.

“Hal tersebut juga berlaku pada masa tenang yaitu 14-16 April 2019,” tegasnya.

Sementara itu, Pada hari pelaksanaan yaitu 17 April 2019 secara aturan Totok menegaskan bahwa setiap orang dan dengan sengaja melakukan politik uang maka semuanya akan di pidana.

Titik poinnya pada kata setiap orang dan dengan sengaja, artinya baik pemberi atau penerima bisa dipidana.

Disisi lain Totok juga menjelaskan bahwa dalam aturan kampanye ketika tatap muka antara Caleg dan konstituen diperbolehkan memberi uang saku dengan batas kewajaran sesuai daerah masing-masing.

Namun nominal batas kewajaran sampai saat ini belum ditentukan oleh pihak KPU setempat.

“Belum ditentukan, apakah lima puluh atau seratus ribu rupiah,” pungkasnya.

Dalam konferensi pers yang digelar, beberapa pertanyaan dari media muncul seperti laporan perusakan APK dan juga indikasi LPSDK Parpol yang nominalnya nol rupiah dianggap tidak masuk akal.

 

 

Penulis: Mohamad Siroju Munir
Editor: Mohamad Siroju Munir

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan