Bank Indonesia Terbitkan Silabus “Kartini Mengajar”

Kamis, 25 April 2019 | 21:31 WIB

Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan sambutan pada Peringatan Hari Kartini Tingkat Provinsi Jawa Tengah digelar di Pendapa Kompleks Museum Kartini Kabupaten Rembang pada Kamis (25/04/2019). (Foto: mataairradio.com)

 

 

REMBANG, mataairradio.com – Peringatan Hari Kartini Tingkat Provinsi Jawa Tengah digelar di Pendapa Kompleks Museum Kartini Kabupaten Rembang pada Kamis (25/04/2019).

Momen Hari Kartini menjadi ajang bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas bagi kaum perempuan. Hal itu dituangkan melalui Launching Silabus Kartini Mengajar dan penandatanganan Deklarasi Pemberdayaan Perempuan melalui Kartini Mengajar.

Silabus tersebut atas kerjasama sama antara pihak Bank Indonesia dengan Tim Penggerak PKK Jawa Tengah, serta Kabupaten Rembang. Rencananya Silabus Kartini Mengajar juga akan dikembangkan di beberapa kabupaten lain.

Silabus itu berisi tentang berbagai jenis pembelajaran bagi kaum perempuan, seperti pembelajaran tentang dunia pertanian, nelayan, batik, dan cara mengelola keuangan, serta cara memasarkan produk melalui dalam jaringan (Daring).

Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap para Kartini masa kini harus siap memasuki era kemajuan teknologi informasi, seperti lompatan peradaban yang dilakukan Raden Ayu Kartini dimasanya.

“Dari pemikiran RA Kartini, akhirnya kaum perempuan dapat mengakses pendidikan seperti sebagaimana kaum laki-laki,” ujar Gubernur Ganjar.

Terkait silabus Kartini Mengajar, Ganjar menganggap, hal itu merupakan sebuah terobosan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi kaum perempuan.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan