Mudah Percaya, Bakul Sayur Pekuwon Ketipu Belasan Juta

Jumat, 2 Januari 2015 | 17:43 WIB
Ilustrasi (Foto:4.bp.blogspot.com)

Ilustrasi (Foto:4.bp.blogspot.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang bakul sayur kena tipu belasan juta rupiah pada Kamis (1/1/2015) dini hari kemarin, gara-gara mudah percaya pada seseorang yang baru dikenal.

Bakul sayur itu bernama Karsipah (66), warga Desa Pekuwon Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Awalnya Karsipah dan sopirnya Karyono mendatangi Pasar Rembang, bermaksud kulak sayur dan buah-buahan.

Di mobilnya, korban juga membawa sayur mayur yang hendak dikirimkan ke Lasem.

Karyono meninggalkan Karsipah sendirian di Pasar Rembang, sementara dirinya bergegas ke Lasem.

“Sesaat kemudian, saya dihampiri oleh seorang pria tak dikenal, yang menawari korban untuk membeli kacang tanah,” ungkap Karsipah kepada polisi.

Namun pria itu menyebut bahwa kacang tanah berada di rumah orang tuanya di bilangan Desa Mondoteko Kecamatan Rembang dan meminta Karsipah menengoknya langsung.

Korban pun membonceng pelaku. Dalam perjalanan sesampainya di kawasan Karangmencol, pria misterius itu tiba-tiba nyeletuk kepada korban, bahwa jalur yang akan dilalui rawan jambret.

Tas korban yang berisi uang tunai Rp18 juta dan satu cincin emas senilai Rp300.000 diminta pelaku dengan dalih dimasukkan ke balik kaosnya agar aman.
“Ketika itu, saya menurut saja,” akunya.

Sejurus berikutnya, pelaku mengaku bensin sepeda motornya habis, sehingga korban diantar balik ke Pasar Rembang untuk sebentar membeli bensin.

Korban ditinggal begitu saja dan setelah cukup lama ditunggu, pria itu tidak kunjung kembali. Karsipah pun tersadar, baru saja menjadi korban penipuan.

Karyono yang kemudian dihubungi Karsipah dan tiba di Pasar Rembang, segera diadui korban.

“Sudah kita laporkan penipuan yang dialami Bu Karsipah ke Polres Rembang,” kata Karyono.

Kasatreskrim Polres Rembang Iptu Eko Adi Pramono mengaku masih mendalami kasus penipuan tersebut setelah memeriksa pelapor.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, untuk mengindari tindak penipuan,” pintanya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan