Bahaud Duror Digosipkan Dampingi Hamzah Maju Pilkada

Selasa, 3 Maret 2015 | 19:02 WIB

 

Bahaud Duror (kiri) saat dilantik menjadi anggota DPRD Rembang periode 2014-2019, 14 Agustus 2014. (Foto: mataairradio.com)

Bahaud Duror (kiri) saat dilantik menjadi anggota DPRD Rembang periode 2014-2019, 14 Agustus 2014. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Politisi Partai Nasdem yang seorang anggota Komisi A DPRD Rembang Bahaud Duror alias BD digosipkan mendampingi Hamzah Fatoni maju di Pilkada mendatang.

Sebelumnya, Hamzah disebut mendekati PKB untuk kursi Rembang 1.

Kepada awak media, Bahaud Duror tidak menampik, tetapi juga tidak membenarkan gosip yang beredar itu.

Jawaban Baha’ itu nyaris sama dengan Hamzah saat dikonfirmasi mengenai pencalonannya. Kala itu, Hamzah menyatakan tak menampik, tetapi juga tak membantah kabar pencalonannya sebagai bupati.

“Nasdem memang menjadikan kursi wakil bupati sebagai target realistis pada Pilkada Rembang. Petunjuk dari DPP, Nasdem mesti mengamankan kursi di eksekutif,” ujarnya kepada wartawan.

Sejauh ini belum ada rekomendasi dari DPC maupun DPP soal namanya. Namun dia siap jika dirinya yang ditunjuk.

Mengenai kursi Nasdem di parlemen yang hanya tiga, politisi muda ini menyebut tidak masalah.

“Sebab pintu koalisi dengan partai lain terbuka,” tandasnya.

Soal koalisi dengan PKB mengingat Hamzah sempat dikabarkan mendekat ke partai berlambang bola jagat bintang sembilan, Baha’ menyebut itu mungkin saja.

“Koalisi dengan partai yang lain lagi pun berpeluang ditempuh,” tegasnya.

Bagi pihaknya, ketika wakil bupati sudah menjadi incaran realistis, maka untuk memilih sosok bupati, tiga hal akan ditentukan sebagai syarat.

Soal nama Hamzah, baik yang bersangkutan maupun Baha’, belum ada kepastian.

“Selain populer, elektabilitas dan kapabilitas calon bupati juga akan menjadi pertimbangan,” sambungnya.

Calon itu bisa berasal dari partai atau luar partai.

“Saya tak tahu kalau disandingkan dengan Pak HF (Hamzah Fatoni yang masih menjabat sebagai Sekda Rembang). Meski memang nama saya muncul di internal partai,” imbuhnya.

Sementara itu, tentang PKB yang dikaitkan dengan Hamzah Fatoni dan Nasdem, Ketua DPC PKB Rembang Sumarsono Sugeng menyebut kaitan itu masih sebatas komunikasi politik.

“Tidak hanya dengan Nasdem, tetapi juga partai politik lain. Semua kemungkinan tetap terbuka,” katanya.

Tentang kandidat dari PKB, Sumarsono menyatakan belum ada kandidat resmi.

Hingga Selasa (3/3/2015) ini, PKB masih menghimpun berbagai masukan dari internal partai mulai level bawah.

“Begitu siap, pasti kami umumkan kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan